Jum'at, 24 Mei 2019
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Djudju Purwantoro Sesalkan Puisi Neno Warisman Dipolitisir Sekelompok Orang
Senin, 25-02-2019 - 14:09:49 WIB
TERKAIT:
 
  • Djudju Purwantoro Sesalkan Puisi Neno Warisman Dipolitisir Sekelompok Orang
  •  

    Siagaonline.com, Jakarta - Sehubungan pembacaan puisi Munajat 212 oleh Neno Warisman dihadapan massa pesertanya pada Kamis (21/2) yang lalu di Silang Monas Jakarta menuai pro kontra dari kalangan politisi.

    Koordinator Advokasi dan Hukum #2019GantiPresiden Djudju Purwantoro, S.H., kepada awak media mengatakan bahwa puisi tersebut jelas-jelas tidak ditujukan kepada salah satu pihak atau kelompok manapun, kecuali kepada Allah SWT sang pencipta alam semesta, demi kebaikan dan keberkahan masyarakat dan bangsa Indonesia, sehingga puisi tersebut tidak ada kaitannya dengan bentuk kampanye apapun.

    "Kegiatan Munajat 212 tersebut, sudah sesuai dengan prosedur hukum juga bukan suatu kegiatan kampanye, tidak dapat digolongkan sebagai Tindak Pidana Pemilu, seperti diatur dalam (Pasal 488 s/d Pasal 554, UU No.7/2017), tentang Pemilihan Umum," ucap Djudju kepada siagaonline.com, di Jakarta, Senin (25/2/2019).

    "Apa yang dibacakan oleh Neno adalah nyata suatu bentuk puisi, yang merupakan suatu ungkapan do'a dan perasaan (hati) dari seorang ibu sebagai perempuan biasa," urai Djuju.

    "Demikian halnya juga tidak bertentangan dengan PP. No.60/2017, tentang Tata Cara Perizinan dan Pengawasan Kegiatan Keramaian Umum, Kegiatan Masyarakat Lainnya dan hal ini sesuai dengan pasal 28E ayat (3) UUD 1945 yang berbunyi, Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat, dan diperluas dengan UU No. 9 /1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum," jelasnya.

    Pihaknya menyesalkan adanya komentar-komentar negatif yang dilontarkan oleh sejumlah politisi dan pendukung paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf.

    "Kami sangat sesalkan, ternyata timbul pendapat dan komentar-komentar miring/negatif terutama dari para politisi dan kelompok petahana atas puisi tersebut, adalah patut diduga adanya upaya memelintir dan mempolitisir substansi dan maksud puisi yang dibacakan Neno Warisman, sehingga justru hal tersebut berpotensi timbulnya pelanggaran hukum (illegal), fitnah, intoleran, memecah belah umat dan masyarakat pada umumnya," tegasnya. (er)

    Loading...


     
    Berita Lainnya :
  • Djudju Purwantoro Sesalkan Puisi Neno Warisman Dipolitisir Sekelompok Orang
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Galeri Foto
    Rapat Paripurna Istimewa HUT Ke-69 Tahun Kabupaten Kampar
     
    ADVERTORIAL
    Advertorial
    Disperindag Bengkalis Terus Tingkatkan Pengawasan dan Perlindungan Terhadap Konsumen
     
    TERPOPULER
    1 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    2 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    3 Ratusan Karyawan Pt. Asia Citra Melakukan Demo Tuntut Pembayaran Gaji Dan THR
    4 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    5 Ratusan Anggota FSPPP Melakukan Aksi Demo Kekantor Disnaker Rohil
    6 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
    7 Siswai SMP Diperkosa dan Dibunuh, Ternyata Pelakunya Ayah Tiri Korban
    8 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    9 Reses Anggota Dewan Rohil, Masyarakat Ajukan Pertanyaan Terkait Pilpeng
    10 Coreng Nama Baik Instansi,
    Gawat!! Diduga Oknum Kadis Mesum, Diminta Bupati Nisbar Tindak Tegas Jangan Tebang Pilih
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2018 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved
    Pengunjung hari ini : | Total pengunjung : 0 | Total Hits :