Minggu, 31 Mei 2020
Follow:  
www.siagaonline.com
 
Djudju Purwantoro : Wahai Penguasa, Ajari Kami Untuk Berlaku Jujur
Rabu, 26-06-2019 - 23:47:47 WIB

Siagaonline.com, Jakarta - Terlihat kecurangan dalam Pemilu 2019 telah ditelanjangi secara gamblang oleh saksi-saksi di sidang pembuktian Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa hari yang lalu. Alih-alih membantah perihal terjadinya kecurangan yang Terstruktur, Sistemik dan Masif (TSM) itu.

Advokat Djudju Purwantoro, S.H., menyampaikan bahwa pihak Termohon malah mengajak Pemohon menyandingkan Form C1 dengan Form C1 mereka.

"Betapa naif, padahal KPU tidak sama sekali bisa menunjukkan bukti C7 (daftar hadir pemilih), sehingga dimungkinkan adanya secara massif Pemilih Siluman," kata Djudju Purwantoro yang mewakili Ikatan Keluarga Besar Universitas Indonesia (IKB- UI) ini kepada awak media, di Patung Kuda Monas, Jakpus, Rabu (26/6/2019).

"Dengan bantuan teknologi IT yang tepat, Pemohon mampu menunjukkan dalam waktu singkat titik-titik kecurangan yang TSM," lanjutnya.

Form C1 hanyalah sebab, sedangkan kecurangan TSM di semua fase dan tingkatan Pemilu adalah akibat. Bagaimana mungkin kita menyelesaikan masalah dari akibat bukan sebab.

"Oleh karena itu, majelis hakim MK berwenang memeriksa, dan membongkar tuntas praktek kecurangan TSM oleh Termohon. Harapan itu saat ini berada di hati nurani dan keputusan Para Majelis Hakim MK yang mulia," jelasnya.

Para Majelis Hakim MK yang mulia dapat memilih menjadi Mahkamah Kalkulator seperti anggapan masyarakat yang selama ini tidak kita inginkan, atau menghakimi dugaan terjadinya kecurangan Pilpres secara TSM dengan cermat dan teliti, kemudian apakah sudah seharusnya menetapkan Paslon yang dianggap sebagai pemenang yang diwarnai penuh kecurangan TSM didiskualifikasi.

Kecurangan tidak dapat ditolerir. Para Majelis Hakim MK yang mulia wajib melaksanakan amanat dari para pendiri negeri ini, dan keadilan bagi seluruh rakyat.

"Kejujuran tegak diatas kebenaran, keadilan tegak diatas kebenaran. Jika kejujuran tercoreng, dipastikan keadilan yang substantif hanya tinggal fatamorgana," tegas Djudju.

Tidak ada rakyat manapun yang sudi dipimpin oleh mereka yang menghalalkan dan mengajarkan kecurangan, atau berusaha menimbun kebenaran dengan beragam pembenaran yang memuakkan.

"Karena, kami yakin sebuah kebenaran yang hakiki tidak akan pernah memerlukan pembenaran," tutupnya.

Pasal 22E Undang-undang Dasar 1945 ; Pemilu wajib dilaksanakan dengan asas JUJUR dan adil.

Pasal 532 UU 7/2017 tentang Pemilu disebutkan ; jika ada satu suara saja yang dihilangkan dengan sengaja sehingga yang memiliki hak pilih tidak bisa menggunakan suaranya, maka ancaman pidananya 4 tahun penjara dan denda maksimum Rp 48 juta. (er)




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto?
Silakan SMS/WatsApp ke:
0852-6599-9456
Via E-mail:
red_siagaonlinepku@yahoo.com / redaksisiagaonline@gmail.com
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)




Loading...


 
Berita Lainnya :
  • Djudju Purwantoro : Wahai Penguasa, Ajari Kami Untuk Berlaku Jujur
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Hari Ini, Desa di Purwakarta Mulai Distribusikan BLT Dampak Covid-19
     
    ADVERTORIAL
    Pemkab Purwakarta Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Sumurugul
     
    TERPOPULER
    1 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    2 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    3 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    4 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    5 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
    6 Siswai SMP Diperkosa dan Dibunuh, Ternyata Pelakunya Ayah Tiri Korban
    7 Coreng Nama Baik Instansi,
    Gawat!! Diduga Oknum Kadis Mesum, Diminta Bupati Nisbar Tindak Tegas Jangan Tebang Pilih
    8 Kuasa Hukum Ust. Maheer At Thuwailibi Siap Ambil Tindakan Hukum
    9 Manfaat Penyuluhan Kesehatan Langsung Dapat Dirasakan Warga Desa Tujung
    10 Heboh..., Oknum Kadis Terduga Mesum, Saudara Bupati Nias Barat
     
    Siaga Kepri | Siaga Sumut | Siaga Lampung | Siaga Jawa | Kuansing | DPRD Kuansing | Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2020 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved