Senin, 26 08 2019
Follow:  
www.siagaonline.com
 
530 Anak Ikut Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Kota Bandung
Senin, 29-07-2019 - 14:18:54 WIB
TERKAIT:
 
  • 530 Anak Ikut Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Kota Bandung
  •  

    Siagaonline.com, Bandung - Sedikitnya 530 anak akan berkompetisi untuk bisa menjadi bagian PB Djarum melalui Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Kota Bandung yang digelar di GOR KONI Bandung, Jl. Jakarta, pada Hari Minggu (28/7) sampai Selasa (30/7/2019) depan. Audisi tersebut menjadi bagian upaya PB Djarum menjaring bibit pebulu tangkis calon juara level nasional hingga internasional.

    Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation Budi Darmawan mengatakan, berbeda dari edisi sebelumnya yang turut mencari atlet potensial dari kelompok umur 15 tahun, Audiri PB Djarum 2019 memfokuskan pencarian atlet belia dpada dua kelompok usia yakni U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun), baik putra dan putri. Mereka yang terpilih melalui proses seleksi ketat sejak tahap Audisi Umum hingga Final Audisi Umum di Kudus, akan mendapatkan beasiswa bulutangkis dari Djarum Foundation dan diasah kemampuannya di PB Djarum.

    "Untuk mencetak atlet bulu tangkis level nasional, dibutuhkan waktu 7 sampai 10 tahun. Oleh karena itu kali ini kami fokuskan pencarian bibit atlet usia 11 dan 13 tahun dengan harapan maksimal 10 tahun ke depan mereka menjadi tumpuan tim nasional bulu tangkis kita pada ajang-ajang internasional," ujar Budi pada sesi jumpa pers di GOR KONI Bandung Jl. Jakarta, Sabtu (27/7/2019).

    Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis sudah digelar secara rutin sejak 2006. Pada 2019, audisi digelar di lima kota di Pulau Jawa, yakni Kota Bandung, Purwokerto, Surabaya,solo raya, dan Kudus. Kota Bandung, akan menjadi titik pertama bagi Tim Pencari Bakat PB Djarum untuk menemukan pebulutangkis muda berkualitas dari area Jawa Barat dan sekitarnya.

    Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi menilai, Bandung dan kabupaten-kabupaten lain di Jawa Barat memiliki sejarah panjang melahirkan pebulutangkis-pebulutangkis andal yang jadi tulang punggung Indonesia. Sejumlah legenda dan atlet PB Djarum berasal dari Jawa Barat, seperti Ivana Lie, Aryono Miranat, hingga Ihsan Maulana Mustofa. Selain itu, antusiasme dan gairah masyarakat Jawa Barat terhadap bulutangkis juga nyaris tak pernah padam.

    “Secara historis, Jawa Barat selalu bisa melahirkan pemain-pemain yang berprestasi di level nasional maupun dunia. Kami ingin potensi-potensi itu kembali terlihat melalui Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Bandung. PB Djarum fokus untuk mencari atlet-atlet muda yang mampu menunjukkan mental dan karakter seorang juara,” ujar Fung Permadi .

    Menurut dia, selain bakat istimewa dan teknik dasar yang mumpuni, karakter juara adalah salah satu acuan para Pencari Bakat PB Djarum dalam memilih pemain yang akan diberi Super Tiket. Karakter juara ini akan terlihat saat pemain beraksi di lapangan. Salah satu indikatornya adalah punya daya juang yang tinggi dan enggan menyerah. “Sementara kalau dari segi fisik, tahun ini kami akan mencari pemain yang gesit, itu poin utama,” ujarnya.

    Tingginya antusiasme pecinta bulutangkis di Bandung terlihat dari jumlah peserta yang melakukan pendaftaran ulang secara online, hingga Sabtu sore pukul 15.00 WIB, jumlahnya mencapai lebih dari 856 pendaftar, terdiri dari 663 putra dan 193 putri. Sebanyak 530 atlet sudah melakukan registrasi ulang.

    Bukan saja berasal dari Jawa Barat, banyak peserta bahkan datang dari luar provinsi Jawa, seperti Bali, Kalimantan Tengah, Riau, Sumatera Barat, Sumatera selatan, hinbbgga Suwesi Utara. Proses pendaftaran ulang di GOR KONI masih akan terbuka hingga Sabtu malam. "Pada hari pertama seluruh peserta akan menjalani tahap screening. Ini merupakan tahapan seleksi melalui pengamatan langsung Tim Pencari Bakat PB Djarum," kata Fung.

    Pada tahap awal seleksi, para peserta akan bertanding sesuai kategori usia masing-masing. Mereka akan dipantau langsung oleh Tim Pencari Bakat PB Djarum yang terdiri dari Christian Hadinata, Fung Permadi, Lius Pongoh, Denny Kantono, Yuni Kartika, Sigit Budiarto, Hastomo Arbi, Liliyana Natsir, Engga Setiawan, Bandar Sigit Pamungkas, Sulaiman, dan Nimas Rani.

    Hari berikutnya, para peserta yang lolos screening akan masuk ke fase turnamen. Di sinilah para peserta akan bertarung dengan sistem gugur. Seluruh peserta kembali dipertandingkan sesuai kelompok usianya. “Fase turnamen di Bandung akan berlangsung hingga terakhir di hari Selasa. Dari setiap kota, akan ada masing-masing 4 atlet putra U-11 dan U-13, serta masing-masing 2 atlet putri U-11 dan U-13 yang melaju ke babak Final Audisi di Kudus.

    "Jumlah atlet yang nantinya diambil akan disesuaikan kebutuhan PB Djarum, tergantung juga kualitas peserta audisi. Kalau memang istimewa, bisa saja kita bisa ambil banyak. Tapi kalau benar-benar tidak ada yang istimewa, ya bisa juga kami tidak merekrut atlet. Tidak ada kuota khusus yang jelas," kata Fung.

    Sementara itu, Ketua Tim Pencari Bakat Christian Hadinatamenjelaskan, format dua kelompok usia yakni U11 dan U13 pada Audisi Umum 2019 dimaksudkan agar para pelatih di PB Djarum bisa sedini mungkin mengasah bakat yang dimiliki para atlet muda. Hal ini juga untuk menjawab langkah dari PBSI Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang membuka kesempatan kepada atlet berusia lebih muda untuk bergabung dalam Pelatnas.

    “Dengan dua format usia ini, kami bisa mengasah mereka dari usia dini yang nantinya bisa semakin matang ketika mereka akan masuk ke Pelatnas. Hal ini penting karena persaingan di Pelatnas sangat ketat dan kami ingin ketika atlet-atlet PB Djarum masuk Pelatnas mereka sudah memiliki daya saing tinggi dan bermental juara saat membela Indonesia di masa mendatang,” ujar Christian Hadinata.

    Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan kategori U11 (berusia 6-10), U13 (untuk peserta dengan umur 11-12 tahun). Audisi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur. (er/pr)




    Loading...


     
    Berita Lainnya :
  • 530 Anak Ikut Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2019 di Kota Bandung
  •  
    Komentar Anda :

     
    GALERI FOTO
    Galeri Foto Pemkab Rokan Hulu:
    Hari Pertama Lebaran, Bupati Shalat Id, Halal Bihalal dan Gelar Open House di Rumah Dinas
     
    ADVERTORIAL
    Satgas Bersama Warga Terus Kebut Pembangunan Jamban di Lokasi TMMD
     
    TERPOPULER
    1 Diduga Perusahan Hilangkan Hak Karyawan, Buruh PT RGMS Gelar Aksi Mogok Kerja
    2 Perusahaan Hilangkan Hak Karyawan, Ratusan Buruh PT RGMS Gelar Mogok Kerja
    3 Ratusan Karyawan Pt. Asia Citra Melakukan Demo Tuntut Pembayaran Gaji Dan THR
    4 Bupati Bungkam?
    Mendagri Diminta Perintahkan Bupati Nias Barat Copot Oknum Kadis Terduga Mesum
    5 Ratusan Anggota FSPPP Melakukan Aksi Demo Kekantor Disnaker Rohil
    6 PT. Langgam Harmoni Tolak Serikat, Puluhan Karyawan Lakukan Mogok Kerja
    7 Terkait Penemuan Air Mineral Merk Crystalline Mengandung Kotoran dalam Kemasan, Konsumen Kecewa
    8 Siswai SMP Diperkosa dan Dibunuh, Ternyata Pelakunya Ayah Tiri Korban
    9 Coreng Nama Baik Instansi,
    Gawat!! Diduga Oknum Kadis Mesum, Diminta Bupati Nisbar Tindak Tegas Jangan Tebang Pilih
    10 Reses Anggota Dewan Rohil, Masyarakat Ajukan Pertanyaan Terkait Pilpeng
     
    Galeri Foto | Advertorial | Opini | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016-2018 PT. Mafis Siaga Pers, All Rights Reserved
    Pengunjung hari ini : | Total pengunjung : 0 | Total Hits :