Breaking News
Defizon: Kloter BTH 12 Jadi Penutup Kepulangan Jemaah Haji Riau Gelombang Pertama  | SPMB Riau Segera Ditutup, Pendaftar Diimbau Optimalkan Pilihan Kedua dan Ketiga  | Pelamar Bisa Daftar Secara Online Dalam Kota Pekanbaru Job Fair 2026 | Dispusip Gelar Pameran Foto Geliat Kota dari Masa ke Masa Pada Momen HUT Pekanbaru | Bukan Sekadar Kejuaraan, Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis | Terang untuk Kelancaran MTQ, Dishub Kuansing Tuntaskan PJU di Kawasan Astaka. |

Seorang Remaja Berinisial RM Ditemukan Gantung Diri Di Pintu Kamar Mandi Rumahnya
Rabu 05 Maret 2025, 09:02 WIB

Siagaonline.com, Kuansing - Seorang remaja berinisial RM (17) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dipintu kamar mandi didalam rumahnya.  

 

Peristiwa tragis ini terjadi di Dusun Tobek Panjang, Desa Koto Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau pada Selasa malam (04/03/2025), sekitar pukul 21.00 WIB, atau setelah umat Muslim selesai melaksanakan shalat Tarawih.  

 

Salah satu tetangga korban, Muslim yang juga merupakan anggota DPRD Kuansing, mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian tersebut.  

 

"Kronologinya saya tidak tahu, adinda. Tetapi ketika saya pulang dari masjid, ibu korban tiba-tiba berteriak minta tolong sambil menangis. Saya langsung menghampiri rumah korban, dan ternyata ibu korban menangis histeris setelah melihat anaknya gantung diri dengan seutas tali," kata Muslim kepada awak media pada Rabu (05/03/2025) .  

 

Ia menambahkan bahwa pada saat kejadian korban berada seorang diri di rumah, sementara kedua orang tuanya sedang berjualan di pasar.

 

Saat itu korban sendirian di rumah, sementara kedua orang tuanya sedang berjualan di pasar, ungkap Muslim.  

 

Selain itu, Muslim juga menyebut bahwa RM sudah tidak bersekolah lagi.  

"Korban memang sudah tidak bersekolah lagi,"terangnya.  

 

Sementara itu Bhabinkamtibmas Desa Koto Taluk, Wahyu Firdian, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.  

 

"Korban pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 21.00 WIB, atau setelah shalat Tarawih. Untuk kronologi pastinya, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," tutup Wahyu Firdian.  


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top