Breaking News
Pemkab Kuansing-Polres Satukan Langkah Sukseskan Festival Pacu Jalur 2026 yang Aman dan Kondusif | Festival Pacu Jalur 2026 Makin Siap, Pemkab Kuansing Pastikan Layanan Telekomunikasi Andal. | Peringati HUT RI Ke-81, Wabup Rocky Marciano Apresiasi Sinergi TNI AL, PMI, Dan INTI Dalam Aksi Donor Darah | Plt Bupati Muklisin Ajak Masyarakat Ramaikan Kuansing Bershalawat Bersama Haddad Alwi, Pembuka Festival Pacu Jalur Nasional 2026 | Pelaku Pengedar Sabu Di Desa Saka Jaya Berhasil Di Gerbak Satresnarkoba Polres Muara Enim  | Cegah Aktivitas Judi Kembali Muncul, Polsek Singingi Ratakan Arena Diduga Sabung Ayam |

Kapolsek Bawang dan Muspika Koordinasi Pemulangan TKW yang Terlantar di Malaysia
Kamis 06 Maret 2025, 17:25 WIB

SiagaOnline.com, Batang – Polres Batang, Polda Jawa Tengah, AKP Slamet Riyanto, bersama Muspika Kecamatan Bawang dan Kepala Desa (Kades) Candirejo, melakukan kunjungan dan koordinasi dengan keluarga Ribut Uripah alias Sakinah Anggraeni. Perempuan ini belakangan viral di media sosial karena hidup sebatang kara di sebuah gubuk tidak layak huni di Malaysia.

 

Ribut Uripah, yang telah menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Malaysia selama hampir 20 tahun, disebut tidak pernah menghubungi keluarganya di Desa Candirejo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Keluarganya bahkan sempat menganggapnya telah meninggal dunia.

 

Menurut keterangan Tamat, kakak kandung Ribut Uripah, adiknya itu berangkat ke Malaysia sebagai TKW sekitar dua dekade lalu

“Sudah hampir 20 tahun tidak ada kabar, kami kira dia sudah tiada,” ujar Tamat. 

 

Keluarga baru mengetahui bahwa Ribut Uripah masih hidup setelah melihat viralnya kabar tersebut di media sosial. Informasi itu disampaikan oleh Kades Candirejo, Musafak, yang kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait untuk bisa memfasilitasi upaya pemulangan Ribut Uripah ke Indonesia.

 

“Proses pemulangan masih dalam tahap koordinasi. Kami berharap saudari Ribut Uripah segera bisa kembali ke kampung halamannya,” kata Musafak.

 

Upaya pemulangan Ribut Uripah menjadi perhatian serius berbagai pihak, mengingat kondisinya yang memprihatinkan di negeri orang.

 

“Keluarga dan warga Desa Candirejo berharap proses pemulangan dapat segera terealisasi agar Ribut Uripah bisa kembali ke tanah air dan bersatu dengan keluarganya,” pungkasnya.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top