Breaking News
Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta | Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak | Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya | KKS Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar DCL 2026 Akhirnya Lengkap |

Bupati Natuna Bersama Suami Hadiri Pelepasan Tugas Danlanal Ranai
Jumat 07 Maret 2025, 22:37 WIB

Siagonline.com, Natuna - Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menghadiri acara pelepasan tugas Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Ranai, Kolonel Laut (P) Maman Nurachman yang berlangsung di aula serbaguna Mess Tjiptadi, Mako Lanal Ranai, pada Jumat (7/3/2025).  

 

Bupati Cen Sui Lan hadir bersama suaminya, H. Raja Mustakim, serta didampingi oleh Sekda Natuna, Boy Wijanarko Varianto, Ketua DPRD Natuna, Rusdi, serta sejumlah pimpinan Forkopimda, tokoh agama, pengusaha, dan tamu undangan lainnya.  

 

Dalam sambutannya, Bupati yang memiliki nama Islam Aisyah ini menyampaikan apresiasi atas dedikasi Danlanal Ranai beserta jajarannya dalam menjaga perairan Natuna Utara. 

 

Ia menekankan bahwa 99,25 persen wilayah Natuna merupakan lautan, dengan sektor perikanan serta minyak dan gas bumi (migas) sebagai pilar utama ekonomi daerah tersebut.  

 

“Kita menghadapi banyak tantangan di laut, salah satunya adalah illegal fishing. Oleh karena itu, keberadaan TNI Angkatan Laut sangat penting dalam menjaga perairan kita,” ujar Cen Sui Lan.  

 

Ia juga menyoroti menurunnya jumlah ikan di perairan Natuna, termasuk ikan bilis yang menjadi andalan nelayan lokal. Menurutnya, diperlukan upaya bersama untuk menjaga kelestarian laut sebagai sumber penghidupan masyarakat pesisir.  

 

Sementara itu, Kolonel Laut (P) Maman Nurachman dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat Natuna atas dukungan terhadap tugas Lanal Ranai selama ia bertugas.  

 

Maman juga menepis anggapan bahwa Natuna merupakan daerah konflik maritim dengan negara-negara tetangga. Ia justru merasa nyaman bertugas di Natuna karena lingkungannya yang tenang dan udara yang masih segar.  

 

Menanggapi masalah illegal fishing, Maman mengusulkan agar perairan Natuna lebih banyak diisi kapal nelayan lokal. Ia mengibaratkan laut Natuna sebagai rumah mewah yang tidak berpenghuni, sehingga menarik pihak luar untuk masuk dan mengambil sumber daya laut secara ilegal.  

 

“Jika perairan kita ramai dengan kapal nelayan lokal, maka kapal asing akan berpikir dua kali sebelum memasuki wilayah kita. Karena laut tidak bisa dipagari seperti daratan, kehadiran nelayan kita sangat penting untuk menjaga kedaulatan perairan,” jelasnya.  

 

Acara ini ditutup dengan buka puasa bersama, penyerahan cinderamata, dan salam perpisahan (Adv-Rz)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top