SiagaOnline.com, Pekalongan - Rumah Dinas Walikota Pekalongan menjadi saksi dari semarak acara “Ramadhan Ceria” yang diselenggarakan oleh Yatim Mandiri Pekalongan. Jumat, (21/3/2025).
Acara ini berlangsung dengan penuh kehangatan, memadukan momen berbuka puasa bersama, santunan, dan doa bersama untuk anak-anak yatim binaan.
Ketua Cabang Yatim Mandiri Pekalongan, Wahid Nur Chaerudin, menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya, atas fasilitasi dan dukungan yang diberikan dalam penyelenggaraan acara ini.
"Kami berterima kasih kepada Ibu Inggit yang telah menyediakan tempat untuk melaksanakan buka puasa ceria ini. Semoga Allah memberikan balasan terbaik untuk Ibu dan keluarga," ujar Wahid.
Acara dimulai dengan khotmil Quran, di mana anak-anak membaca Juz 30 bersama-sama, menciptakan suasana religius yang penuh keberkahan. Wahid juga menyampaikan pesan semangat kepada anak-anak untuk terus belajar dan berusaha agar dapat mencapai cita-cita mereka, meski di tengah keterbatasan yang ada.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menekankan pentingnya kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini.
“Acara ini bukan hanya sekadar berbuka puasa bersama, tetapi juga momen untuk menunjukkan kasih sayang dan memberikan semangat kepada anak-anak dalam menyongsong masa depan mereka," kata Inggit.
Inggit juga memberikan motivasi kepada anak-anak agar tetap semangat dalam menuntut ilmu dan bermimpi besar. Ia mengingatkan bahwa tantangan hidup bukanlah penghalang untuk menjadi sukses, melainkan sebuah peluang untuk terus berusaha dan berdoa kepada Allah.
Acara ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak dan diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama.
"Mari jadikan Ramadhan ini sebagai momen untuk memperkuat solidaritas dan kasih sayang kepada sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan," pungkas Inggit.
Semoga acara seperti ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi anak-anak yatim, tetapi juga masyarakat Pekalongan secara keseluruhan. (ims/Maul)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |