SiagaOnline.com, Bukittinggi - Tiga hari menjelang lebaran Pemerintahan kota Bukittinggi mengadakan buka puasa bersama dengan ratusan awak media dan SKPD Kota Bukittinggi, yang digelar dirumah dinas Walikota, Jumat, (28/03/25).
Walikota H. Ramlan Nurmatias juga didampingi
pengusaha dan politikus Indonesia dari Partai Demokrat yang menjabat sebagai anggota DPR-RI H. Ir Mulyadi.
Dalam sambutannya Ramlan Nurmatias Walikota Bukittinggi mengatakan, sejaka dilantiknya saya menjadi walikota Bukittinggi beberapa bulan yang lalu, Alhamdulillah saya sudah berusaha melakukan hal - hal yg terbaik untuk kita Bukittinggi,
Seperti menyelesaikan tergadainya mobil dinas oleh orang yang tidak bertanggung jawab, pengecatan jam gadang agar terlihat lebih bersih dan rapi, pengecatan tempat duduk sepanjang Jalan Sudirman dan perbaikan anjungan lapang kantin yang telah rusak di terpa angin beberapa waktu yang lalu.
"Semua anggaran dipakai dari dana CSR bukan dari APBD," ucapnya.
Ramlan menambahkan, salah satunya lagi masalah terminal Aur Tipe A yang di kelola oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan itu akan kita kembalikan lagi ke pengurusan Pemerintah kembali.
“saya heran kenapa mobil dinas termasuk aset negara bisa bisa nya di gadaikan, untuk kepentingan pribadi dan Masih banyak lagi yang akan kita benahi terkait pembangunan kota Bukittinggi dan pembangunan sumber daya manusia lainnya, kita menginginkan kota Bukittinggi sebagai kota Wisata dapat di pandang lagi seperti dulu, termasuk pengelolaan sampah, yang 200 ton perhari, IMKM, Pariwisata dan lain lainnya," ungkap Ramlan.
Kemudian, Kita akan benahi kembali keindahan dan kenyamanan kota Bukittinggi ini, agar siapa saja wisatawan yang datang ke Bukittinggi , baik itu lokal ataupun pelancong asing bisa menikmati keasrian kita Bukittinggi ini.
Parkir liar akan kita tertipkan, karena itu sangat menggangu kenyamanan pengunjung sebagaimana yang sudah final viral selama ini, baik di tiktok atau medsos lainnya.
Apalagi menjelang lebaran Idul fitri 1446H ini, itu kita lihat sudah banyak yang mudik ke Sumbar ini,
“Pasilitas umum semuanya mesti disterilkan, jika terjadi suatu insiden nantinya pemerintah juga yang dipersalahkan, jadi dalam menjalankan roda Pemerintahan tidak ada pandang bulu, tidak ada Premanisme yang berkuasa” tegasnya mengakhiri.
Setelah buka bersama, Pemerintahan kota Bukittinggi tidak lupa memberikan sedikit rejeki Tunjangan Hari lebaran (THR) untuk seluruh tamu yang hadir.
(*)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
| Berita Terkini | Indeks |