Breaking News
Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya | KKS Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar DCL 2026 Akhirnya Lengkap | Kapolres Muara Enim Berikan Penghargaan Dua Personel Peraih Medali Emas dan Dua Medali Perak Karate Kapolda Cup Sumsel 2026 | Terima Audiensi Aliansi Nelayan, Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah Siap Teruskan Aspirasi Terkait Sedimentasi Pasir Laut |

Terkait Kericuhan Akibat Senjatan Mainan di Paluta, Polres Tapsel: Polisi Sudah Lakukan Upaya Pencegahan
Sabtu 19 April 2025, 15:58 WIB
Keterangan Foto: Petugas kepolisian menyita senjata mainan yang disita dari para remaja.

PADANG LAWAS UTARA, SiagaOnline.Com - Terkait kericuhan yang dipicu akibat permainan tembak-tembakan dengan memakai senjata mainan di Desa Batang Baruhar Jae, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) akhirnya angkat bicara.

Kapolres Tapsel, AKBP Yasir Ahmadi, SIK, MH, melalui Kasi Humas, AKP Maria Marpaung, SE, MM, pada Sabtu (19/04/2025) menjelaskan bahwa, selama Operasi Ketupat Toba 2025 kemarin, pihaknya bersama Polsek Padang Bolak telah melakukan berbagai upaya pencegahan terkait itu.

"Upaya pencegahan yang dilakukan antara lain, melakukan Patroli dengan mengimbau para remaja dan anak-anak agar jangan main tembak-tembakan menggunakan senjata mainan," jelas Kasi Humas.

Bahkan, pihaknya juga sempat menyita puluhan pucuk senjata mainan dari para remaja yang kedapatan hendak bermain tembak-tembakan. Pihaknya, juga telah berkoordinasi dengan pemerintah terkait, guna mencegah terjadinya kericuhan.

"Namun begitu, meski upaya pencegahan telah dilakukan sejak awal Operasi Ketupat Toba, namun masih ada remaja atau anak-anak yang membandel, sehingga terlibat kericuhan hanya gara-gara senjata mainan ini," imbuhnya.

Adapun terkait penanganan kasus pengeroyokan yang terjadi akibat dari permainan tembak-tembakan, menurut Kasi Humas, terhadap pelaku telah dilakukan Penahanan dan sehubungan dengan adanya Perdamaian, Polisi melakukan upaya Restorative Justice, baik pelapor dan terlapor sudah saling memaafkan.

"Terakhir kami ingin mengimbau ke segenap anak-anak dan remaja agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Dan kepada orangtua, kiranya dapat mengawasi anak-anak kita masing-masing. Sehingga, kejardian serupa tak terulang lagi," pungkas Kasi Humas.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top