Breaking News
Polsek Concong Dukung Program Asta Cita Presiden RI Melalui Penanaman Jagung Monokultur di Desa Concong Tengah | Dua Pejabat PUTR Gunungsitoli Beda Pengakuan soal Alat Berat di Galian Ilegal, GMPL: “Ini Bukan Kekeliruan, Tapi Bukti Dugaan Kejahatan” | Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto Instruksikan Penguatan Program 'Ananda Bersinar' dan Akses Digital Rehabilitasi | Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Pimpin Pelantikan Analis Keimigrasian Ahli Muda, Tekankan Integritas dan Pelayanan PRIMA | Hery Sugiarto Pimpin Razia Rutan Sipirok, Seluruh Sampel Urine Negatif | Pemdes Sidoluhur Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng dari Bulog Bulan Februari dan Maret 2026 Kepada Masyarakat  |

Ketua Rabithah Alawiyah Jateng-DIY Prihatin Ada Anggota Polri Yang Di Sekap Kelompok Anarko Saat Amankan Demo di Semarang
Senin 05 Mei 2025, 20:47 WIB

Siagaonline.com, Kota Semarang - Insiden kerusuhan dan penyekapan Anggota Polri oleh Kelompok Anarko yang mencederai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2025 di Kota Semarang mendapat sorotan dan keprihatinan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Ketua Rabithah Alawiyah Jawa Tengah dan DIY, Habib Abu Bakar bin Ahmad Al Attas, Senin (05/05/25).

 

Dalam pernyataannya dalam sebuah Video, Habib Abu Bakar menyampaikan rasa prihatin dan menyayangkan tindakan yang mencoreng suasana damai peringatan Hari Buruh. Ia menyoroti secara khusus aksi kelompok yang diduga menganut paham anarko hingga mengarah pada tindakan kekerasan dan penyekapan terhadap aparat kepolisian yang tengah menjalankan tugas pelayanan dan pengamanan.

 

"Kami sangat prihatin dan menyayangkan insiden yang terjadi pada peringatan May Day di Semarang. Aksi yang seharusnya berlangsung damai justru dicederai oleh paham Anarko yang menimbulkan kerusuhan, bahkan sampai menyekap aparat kepolisian yang sedang mengamankan dan melayani masyarakat," ungkapnya.

 

Habib Abu Bakar menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, kedamaian, dan tanggung jawab dalam menyampaikan aspirasi. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, baik di Jawa Tengah maupun di wilayah lain di Indonesia.

 

"Semoga hal seperti ini tidak terulang lagi di Jawa Tengah khususnya, dan di seluruh wilayah Indonesia pada umumnya. Aspirasi boleh disampaikan, tapi harus dengan cara yang beradab dan damai," pungkasnya.

 

Sementara itu dalam keterangan nya, Kabid Humas Polda Jateng ikut menyayangkan terjadinya aksi tersebut.

 

" Penyanderaan terhadap anggota Polri saat mengamankan Demo oleh kelompok Anarko merupakan hal serius, kami akan menindaklanjutinya," tegas Kabid Humas.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top