Breaking News
Polda Lampung Pasang Imbauan di Krakatau, Nelayan Diminta Jauhi Kawasan Gunung Anak Krakatau | PTBA Gelar Susur Sungai Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim | Hasil Seleksi Pemenuhan Kuota SMP Negeri Pekanbaru Diumumkan, Daftar Ulang Dimulai 6 Juli | Pelajari Sistem Penanganan Kedaruratan Terpadu, Pemeritah Kabupaten Solok Kunjungi TRC 112 Pekanbaru Aman | Personil Satintelkam Polres Muara Enim Melaksanakan Koordinasi dengan Sekdes Danau Tampang Kecamatan Sungai Rotan | Sat. Intelkam Polres Muara Enim  Silaturahmi dengan Presidium Pembentukan DOB Rambang Lubai Lematang |

Wagub Sumsel Cik Ujang Dorong Kemandirian Budaya K3 di Tempat Kerja
Selasa 27 Mei 2025, 15:18 WIB

Siagaonline.com, Palembang – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menegaskan pentingnya pembangunan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul. Hal itu disampaikannya saat membuka acara Indonesian Conference and Competition Occupational Safety and Health (ICC-OSH) 2025 di Ballroom Hotel Aryaduta, Palembang, Selasa (27/5/2025).

 

“Prinsip K3 wajib diterapkan oleh setiap perusahaan dan karyawan untuk mencegah kecelakaan kerja,” tegas Cik Ujang.

 

Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi, termasuk dalam pengelolaan limbah, guna menekan angka kecelakaan kerja. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan implementasi budaya K3 di Sumatera Selatan, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

 

“Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan penerapan budaya K3 di sektor industri dan pendidikan terus meningkat. Ini akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan,” ujarnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Cik Ujang juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam meningkatkan kemandirian budaya K3 di lingkungan kerja masing-masing.

 

“Saya mengajak kita semua untuk bersinergi dalam mengupayakan peningkatan kemandirian berbudaya K3 di tempat kerja,” tandasnya.

 

Sementara itu, Ketua Komite Pelaksana ICC-OSH 2025 menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan produktivitas tenaga kerja melalui pemahaman dan penerapan K3 yang adaptif terhadap perubahan iklim (climate change).

 

“Pekerja harus dilindungi melalui regulasi yang berlaku. Kami juga mendorong kepedulian masyarakat terhadap dampak perubahan iklim. Tagline kami adalah ‘K3 Unggul, Bumi yang Terselamatkan’,” jelasnya.

 

Kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta dari 45 perusahaan dan berbagai perguruan tinggi. Selain sosialisasi dan diskusi, acara ini juga menggelar kompetisi yang diharapkan mampu memunculkan inovasi terkait penerapan K3 di lingkungan kerja.

 

Hadir dalam acara tersebut Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kementerian Ketenagakerjaan RI Fahrurozi, S.H., M.A., dosen Universitas Sriwijaya Prof. Tan Malaka, serta para tenaga kerja dan undangan lainnya.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top