Breaking News
Sekda Bengkalis Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026 | Rayen dan Cece Menangkan Bujang dan Gadis Muara Enim 2026 | Polsek Concong Dukung Program Asta Cita Presiden RI Melalui Penanaman Jagung Monokultur di Desa Concong Tengah | Dua Pejabat PUTR Gunungsitoli Beda Pengakuan soal Alat Berat di Galian Ilegal, GMPL: “Ini Bukan Kekeliruan, Tapi Bukti Dugaan Kejahatan” | Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto Instruksikan Penguatan Program 'Ananda Bersinar' dan Akses Digital Rehabilitasi | Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Pimpin Pelantikan Analis Keimigrasian Ahli Muda, Tekankan Integritas dan Pelayanan PRIMA |

Kerap Berantas Mega Korupsi, Barita Simanjuntak ; Jaksa Agung Leadership yang Kuat
Rabu 28 Mei 2025, 20:38 WIB

Siagaonline.com, Jakarta -  Kejaksaan Agung RI mendapat peringkat teratas dalam survei penilaian Kepercayaan Publik dengan skor 76% yang artinya Kejaksaan RI sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya oleh masyarakat Indonesia, Rabu (28/05/25).

 

Hal ini diakui oleh Dr. Barita Simanjuntak, S.H., M.H, CfrA Tim Percepatan Reformasi Hukum Nasional 2023 bahwa hal ini adalah keberhasilan Jaksa Agung ST. Burhanuddin dalam memimpin Kejaksaan RI yang menjadi sosok Leadership dan Keteladanan yang konsisten.

 

“Di tangan Pak ST Burhanuddin, ada leadership yang kuat. Keteladanan dan konsistensi. Kalau tidak ada teladan dan leadership yang kuat, tidak mungkin di bawah jalan,” kata Barita Simanjuntak saat menghadiri rilis survei Indikator bertajuk ‘Tingkat Kepercayaan Publik Atas Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pemberantasan Korupsi’ secara virtual.

 

Selain itu, Tim Percepatan Reformasi Hukum Nasional 2023 menilai konsistensi Korps Adhyaksa dalam tugas dan fungsinya menjadi penopang tingginya kepercayaan publik terhadap kejaksaan melalui banyaknya kasus-kasus besar atau mega korupsi yang diungkap oleh Kejaksaan RI khususnya dalam Era Jaksa Agung ST Burhanuddin ini.

 

“Kita lihat saja dari sisi penegakan hukumnya. Kasus Pertamina misalnya, ada tantangan yang begitu besar dan masih proses. Tapi Kejaksaan tak berhenti dan terus berusaha untuk menuntaskan,” ujar Barita Simanjuntak.

 

Proses penilaian ini dilakukan melalui mekanisme telepon pada periode 17-20 Mei 2025. Metode Double Sampling (DS) yang dipilih dan akhirnya menempatkan sebanyak 1,286 responden pada tingkat kepercayaan hingga mencapai 95%.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top