Breaking News
Bupati Tapsel Ajak Warga Batang Toru Hindari Pinjaman Berbunga Tinggi dan Produktifkan Lahan Kosong | Jelang Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Kota Matangkan Kesiapan Personel | Bintan Matangkan Juinis Pilkades Serentak dan PAW Tahun 2026 | Tingkatkan Sinergitas Lintas Sektoral, Kanwil Ditjenim kepri Pimpin Rapat TIMPORA dan Operasi Gabungan se-Provinsi Kepri | PTBA Dampingi Petani Kopi Sawahlunto Panen dan Ciptakan Nilai Tambah | Polisi Tangkap Dua Pelaku Curat di Katibung, Satu Di Antaranya Masih Berstatus Pelajar |

Pedagang Sambut Pengundian Pasar Banjarsari dengan Syukur dan Semangat
Selasa 22 Juli 2025, 15:15 WIB

Siagaonline.com, Kota Pekalongan — Suasana haru dan lega terasa di ruang Jlamprang, Kantor Sekretariat Daerah Kota Pekalongan. Para pedagang yang sejak lama menantikan kepastian tempat usaha, akhirnya mengikuti proses pengundian lapak pasar permanen, Senin (21/7/2025). Momentum ini menjadi titik balik bagi ribuan pedagang yang sebelumnya harus berjualan di pasar darurat Sorogenen sejak terjadinya kebakaran beberapa tahun lalu.

 

“Alhamdulillah, kios saya sudah dapat. Rasanya senang sekali kembali ke tempat berdagang seperti dulu,” ungkap Yusuf Sujiyanto, pedagang sembako yang kini menempati kios blok B di lantai I.

 

Ia menyebut, selama ini berjualan dalam kondisi yang terbatas di Pasar Darurat Sorogenen. Namun setelah pengundian, ia bersama ribuan pedagang lainnya bisa mulai menjalankan usahanya dari tempat yang lebih layak, tertib, dan nyaman.

 

Dalam proses pembagian lapak ini, tidak ada sistem jual beli tempat. Pemerintah Kota Pekalongan hanya mensyaratkan pedagang untuk melunasi retribusi sebelumnya. Bagi pedagang yang belum menyelesaikan kewajiban itu, hak untuk mengikuti undian belum diberikan.

 

“Ada beberapa teman pedagang saya yang belum bisa ikut karena masih menunggak. Kalau saya sendiri sudah lunas, jadi bisa ambil undian hari ini,” kata Yusuf.

 

Hal serupa juga dirasakan oleh Tjus Yu Kim, pedagang sepatu dan tas yang berhasil mendapatkan toko di Blok A lantai II. Ia mengaku sebelumnya memiliki kekurangan retribusi Rp1,4 juta. Namun setelah menyelesaikan kewajiban tersebut, ia dapat mengikuti proses undian hari pertama.

 

“Bersyukur kepada Tuhan, saya sudah bisa ikut undian dan mendapat toko. Ini kesempatan untuk bangkit lagi,” ujarnya, yang sebelumnya juga berjualan di Pasar Darurat Sorogenen.

 

Sistem Terjadwal dan Transparan

 

Pengundian lapak menggunakan sistem terjadwal dan transparan, kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dari 21 hingga 24 Juli 2025, dengan target menyelesaikan proses untuk 2.725 pedagang. Proses dibagi menjadi tiga sesi setiap hari, dengan tahapan mulai dari verifikasi undangan, pengecekan identitas, hingga proses pengambilan undian berdasarkan kategori lapak yaitu kios, toko, dan los.

 

Bagi pedagang yang datang di luar jadwal, mereka akan diarahkan untuk hadir kembali pada sesi susulan yang akan disediakan pada 28 Juli 2025, dengan catatan kewajiban retribusi telah diselesaikan.

 

Setelah menerima hasil undian, pedagang akan mendapatkan cetakan nomor lapak dan diarahkan ke denah pasar untuk mengetahui posisi tempat mereka. Selanjutnya, pada H+8, pedagang dijadwalkan untuk mengambil kunci lapak, dan dapat langsung menempati tempat jualan sesuai ketentuan.

(ims/kmf)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top