Breaking News
Tingkatkan Sinergitas Lintas Sektoral, Kanwil Ditjenim kepri Pimpin Rapat TIMPORA dan Operasi Gabungan se-Provinsi Kepri | PTBA Dampingi Petani Kopi Sawahlunto Panen dan Ciptakan Nilai Tambah | Polisi Tangkap Dua Pelaku Curat di Katibung, Satu Di Antaranya Masih Berstatus Pelajar | Pemdes Ruguk Distribusikan Bantuan Pangan Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter Kepada 1.381 Warga Penerima Manfaat  | Sekda Bengkalis Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026 | Rayen dan Cece Menangkan Bujang dan Gadis Muara Enim 2026 |

Bupati Tapsel Sampaikan RPJMD 2025–2029, Tekankan Transformasi Penganggaran Berbasis Program Prioritas
Rabu 23 Juli 2025, 19:38 WIB

Tapanuli Selatan, SiagaOnline. com - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dalam rapat paripurna DPRD yang digelar Selasa (22/7/2025) di ruang sidang DPRD Tapsel, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Rahmat Nasution beserta Wakilnya Borkat dan dihadiri 26 anggota dewan. Juga dihadiri Wakil Bupati Tapsel Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris DPRD, Plh. Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat, dan kepala bagian di lingkungan Pemkab Tapsel.

Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa penyusunan RPJMD merupakan tahap krusial dalam menentukan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan, sekaligus menjabarkan visi dan misi kepala daerah terpilih.

“RPJMD 2025–2029 menjadi dokumen strategis yang tidak hanya menjadi pedoman teknokratis, tetapi juga bagian dari sistem perencanaan nasional. Visi kami adalah Tapanuli Selatan yang maju dan berkarakter unggul, sehat, cerdas, dan sejahtera menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Gus.

Ia menyebutkan lima misi utama atau “panca cita” akan menjadi landasan pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.

Lebih jauh, Gus menyoroti adanya pergeseran paradigma perencanaan dan penganggaran di daerahnya. Jika sebelumnya anggaran mengikuti struktur organisasi atau money follow function, maka ke depan pendekatan akan beralih ke money follow program dimana setiap rupiah dalam APBD diarahkan untuk program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa perencanaan dan penganggaran tidak lagi bersifat birokratis dan sektoral, melainkan berorientasi pada hasil dan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap program tidak hanya terlaksana, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan mempercepat pencapaian visi pembangunan daerah.

Setelah pemaparan Bupati, fraksi-fraksi DPRD menyampaikan pemandangan umum. Fraksi-fraksi yang turut menyampaikan pemandangan umum antara lain Golkar, Gerindra, PAN, NasDem, Hanura, Persatuan Demokrat Sejahtera, dan Solidaritas Nusantara. (Amils


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top