Breaking News
Dari Barang Mentah ke Nilai Jual Tinggi, Desa Sugi Sulap Gula Merah Jadi Primadona UP2K PKK | Kolaborasi OPD dan PKK Dongkrak Peringkat Tapsel di Ajang Nasional | Deklarasi Tiga 'Perang' Bupati Tapsel: Basmi Rentenir Digital, Narkoba, dan Kemiskinan Lewat KUR 0% | Tim Monitoring PKK Provinsi Sumut Evaluasi Program UP2K di Desa Sugi Tapanuli Selatan | Semangat "Polri untuk Masyarakat", Polres Pekalongan Kota Gelar Tasyakuran Hari Bhayangkara ke-80 | 5,19 Gram Sabu Pelaku Berhasil Di Tangkap Satresnarkoba Polres Muara Enim Di Desa Penanggiran |

Penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahun 2025 Kepada 577 KPM di Desa Bangunan Berjalan Lancar
Kamis 31 Juli 2025, 20:31 WIB
Pj. Kades Bangunan Supendi saat menyalurkan bantuan pangan beras 20 kg kepada salah satu KPM di kantor desa setempat, Kamis (31/7/2025).

SiagaOnline.com, Lamsel - Pemerintah Desa Bangunan, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan telah menyalurkan bantuan pangan beras dari pemerintah kepada 577 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) alokasi periode bulan Juni dan Juli pada Kamis (31/7/2025).

 

Kegiatan penyaluran berlangsung di kantor Desa Bangunan mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Kegiatan berjalan dengan tertib serta lancar dan setiap KPM menerima 20 kilogram beras yang merupakan alokasi bantuan untuk periode bulan Juni dan Juli 2025.

 

Program ini merupakan bagian dari penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan Perum BULOG, didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Desa Bangunan. Setiap KPM menerima 20 kilogram beras yang merupakan alokasi bantuan untuk periode bulan Juni dan Juli 2025.

 

Pelaksanaan kegiatan dipantau langsung oleh Pj.Kepala Desa Bangunan, Supendi serta jajaran perangkat desa. Para penerima manfaat diwajibkan membawa KTP dan KK untuk proses verifikasi data sebelum menerima bantuan.

 

“Alhamdulillah, kegiatan penyaluran berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal. Semoga dengan adanya bantuan ini sangat berarti bagi warga kami, terutama dalam menghadapi kondisi harga kebutuhan pokok yang fluktuatif,” ujar Supendi kepada awak media saat diwawancarai disela-sela penyaluran, Kamis (31/7).

 

Pj. Kades Bangunan Supendi menegaskan bahwa pihaknya dalam menyalurkan paket beras kepada penerima manfaat sesuai aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yakni 20 kilogram beras (2 karung) pada saat foto.

 

"Kita taat aturan, sesuai pada saat penerima manfaat difoto menerima 2 karung beras (20 kg). Tidak ada yang kita kurang-kurangi, apalagi foto dua terima satu karung seperti yang lagi viral di media sosial tiktok. Itu tidak baik dan menyalahi aturan, " tegasnya.

 

Sambungnya, pihaknya juga dalam penyaluran bantuan pangan beras untuk penerima manfaat yang sakit, diantar langsung oleh aparatur desa ke rumahnya dan pengambilan foto sesuai data penerima agar verifikasi tidak ada kendala maupun ditolak.

 

Sebelumnya, Pemerintah Desa Bangunan juga melakukan koordinasi kepada petugas verifikasi dan foto tentang teknis guna memastikan validitas data penerima dan kesiapan teknis pelaksanaan distribusi.

 

Dengan adanya penyaluran bantuan pangan ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi, sekaligus sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan warganya di masa sulit. (Yan)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top