Breaking News
Sekda Bengkalis Pimpin Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Tahun 2026 | Rayen dan Cece Menangkan Bujang dan Gadis Muara Enim 2026 | Polsek Concong Dukung Program Asta Cita Presiden RI Melalui Penanaman Jagung Monokultur di Desa Concong Tengah | Dua Pejabat PUTR Gunungsitoli Beda Pengakuan soal Alat Berat di Galian Ilegal, GMPL: “Ini Bukan Kekeliruan, Tapi Bukti Dugaan Kejahatan” | Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto Instruksikan Penguatan Program 'Ananda Bersinar' dan Akses Digital Rehabilitasi | Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Balai Karimun Pimpin Pelantikan Analis Keimigrasian Ahli Muda, Tekankan Integritas dan Pelayanan PRIMA |

Bupati Tapsel Dorong Budaya Menabung dan Waspada Pinjol Ilegal di SMPN 1 Batang Toru
Jumat 22 Agustus 2025, 09:12 WIB
Keterangan Foto:Bupati Tapsel memberikan sambutan daring dalam edukasi keuangan di SMPN 1 Batang Toru.

Tapanuli Selatan, SiagaOnline.com — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional V, Bank Indonesia, Bank Sumut, dan perbankan lainnya mengadakan edukasi keuangan di SMP Negeri 1 Batang Toru, Kamis (21/8/2025). Kegiatan ini memperingati Hari Indonesia Menabung (HIM) dengan tujuan menanamkan budaya menabung sejak dini serta meningkatkan literasi keuangan di kalangan pelajar.

Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak penyelenggara. “Hari ini disebut Hari Indonesia Menabung. Kami berterima kasih kepada OJK, Bank Sumut, BI, dan perbankan yang telah mendukung acara ini,” ujarnya secara daring.

Ia menegaskan pentingnya menabung sebagai warisan berharga dari ajaran orang tua. “Hemat pangkal kaya adalah filosofi yang harus kita hidupkan kembali. Menabung perlu ditanamkan sejak dini dan seyogianya menjadi gaya hidup anak-anak kita,” tambah Bupati.

Selain mendorong budaya menabung, Gus Irawan mengingatkan bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online (judol) yang saat ini marak di masyarakat. Menurutnya, budaya menabung dapat menjadi benteng proteksi dari jebakan pinjol dan judol. “Literasi keuangan harus kita tingkatkan agar masyarakat lebih bijak mengelola keuangan,” tegasnya.

Pemkab Tapsel berkomitmen melanjutkan program literasi keuangan guna membentuk generasi yang cerdas finansial dan tangguh menghadapi tantangan zaman.

Deputi Direktur OJK Provinsi Sumut, Yovvi Sukandar, mengungkapkan rasa bangga atas tingginya partisipasi pelajar dalam kegiatan ini. “Peserta kegiatan ini mencapai 1.500 peserta, terbanyak di Sumut bahkan melampaui tingkat provinsi yang hanya 1.000 peserta. Ini capaian luar biasa,” ungkapnya.

Yovvi juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap investasi bodong, pinjol ilegal, dan judol. Ia menyebut bahwa OJK telah memblokir 13.228 investasi ilegal dengan kerugian mencapai Rp142,1 triliun, serta memblokir 40.052 situs, 117 rekening bank, dan 2.422 nomor penipu.

Wakil Bupati Tapsel, H. Jafar Syahbudin Ritonga, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Simpanan Pelajar (SimPel) bertema “Cerdas Menabung untuk Indonesia Emas dan Gemilang (CEMERLANG).” Ia menyebutkan sebanyak 1.430 pelajar telah membuka rekening tabungan dari total 1.500 peserta, menunjukkan antusiasme tinggi generasi muda Tapsel terhadap literasi keuangan.

Acara juga dihadiri oleh Kepala Devisi Dana dan Jasa Bank Sumut Heru Mardiansyah, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Suwarha Warno Wirapermana, Kacab Bank Sumut Sipirok, Kadis Koperasi Perdagangan UKM, Sekretaris BPKPAD, Kabag Perekonomian, Camat Marancar, Camat Batang Toru, Ketua TP PKK, serta para pelajar SD dan SMP.(Amils

 

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top