Breaking News
Pemkab Rohul Uji 29 ASN Lewat Manajemen Talenta, Bupati Anton: "Jabatan Harus Diisi oleh SDM Terbaik" | Polres Rohul Ringkus Pelaku Pembunuhan Perempuan di Ujung Batu, Ditangkap Saat Bersembunyi di Nias Selatan | Pemerintah Provinsi Riau dan PT Tempo Inti Media Bangun Narasi Positif untuk Perkenalkan Potensi Daerah  | BPS Catat Mayoritas Provinsi Mengalami Kenaikan Indeks Perkembangan Harga  | Talam Ketan Durian Kota Pekanbaru Pecahkan MURI: Dari Rekor Menuju Pasar, dari Festival Menuju Kesejahteraan UMKM | Pemerintah Kota Pekanbaru Gratiskan Akses Pendidikan di 23 Sekolah Swasta, Ini Daftarnya |

Pemprov Riau Tegaskan Belum Ada Program Lanjutan Transmigrasi Inhil dan Bengkalis
Sabtu 06 September 2025, 14:50 WIB

Siagaonline.com, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada program lanjutan transmigrasi di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis dan Pulau Burung, Indragiri Hilir (Inhil). 

Yang dilakukan Pemprov saat ini baru sebatas monitoring pelaksanaan program transmigrasi yang sudah berjalan sebelumnya.

“Belum ada program transmigasi saat ini di dua kabupaten yakni Bengkalis dan Inhil. Yang dilakukan beberapa waktu lalu yaitu monitoring terhadap program transmigrasi yang telah dilaksanakan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau Boby Rachmat, Sabtu (6/9/2025).

Dilanjutkan Boby, monitoring yang dilakukan pada program transmigrasi yang sudah berjalan tersebut untuk mengetahui keberhasilan maupun hambatan dalam pelaksanaannya. Hal tersebut akan dijadikan bahan evaluasi oleh pihaknya. 

“Jadi sejauh ini belum ada program lanjutan terhadap transmigrasi itu,” tegasnya.

Boby kembali menegaskan, untuk di Kabupaten Bengkalis lokasi transmigrasi yang sudah ada sebelumnya yakni di Pulau Rupat. Sedangkan di Inhil lokasinya berada di Pulau Burung.

“Untuk di Pulau Rupat itu, ada di dua desa yakni di Desa Sungai Cingam dan Desa Mekeruh. Sebelumnya dilokasi ini juga sudah ada program transmigrasi namun belum berjalan efektif,” katanya.

Dikatakannya, belum berjalannya program transmigrasi di lokasi tersebut dikarenakan belum memadainya lokasi yang disediakan. Di mana hanya ada lokasi untuk pemukiman, sementara lokasi untuk berusaha seperti berkebun belum tersedia.

“Di lokasi itu hanya ada lahan pemukiman, sementara lahan lainnya tidak tersedia,” ujarnya. *


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top