Breaking News
DPRD Kota Padang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Bahas Perubahan Propemperda dan KUA-PPAS 2026 | Pendaftaran Secara Online, Disdik Kota Pekanbaru Ingatkan Orang Tua Tidak Percaya Calo | Talam Durian Sukses! Wali Kota Pekanbaru Berencana Buat Iven Pisang Goreng Kipas Terbesar di Dunia | Titiek Soehart Komisi IV DPR RI Kunker Ke Nusakambangan | Sinergi Budaya dan Ekonomi, Bupati Siak Buka Lomba Senam Zapin Kreasi di CFD Tualang | HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Dharmasraya Gandeng UMKM dalam Event Trail Adventure |

Kasus Campak, Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Bahas Langkah Cepat Atasi Lonjakan
Selasa 28 Oktober 2025, 21:42 WIB

Siagaonline.com, Pekanbaru - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau menggelar pertemuan dengan. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru guna membahas kasus campak yang meningkat signifikan di Pekanbaru. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Walikota Pekanbaru ini juga membahas langkah percepatan imunisasi bagi anak-anak.

Pertemuan dipimpin langsung oleh Plt Kadiskes Riau, Widodo, bersama Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho serta pejabat terkait di lingkungan Pemko. 

Dalam paparannya, Widodo mengungkapkan bahwa capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Pekanbaru baru mencapai 36,60 persen dari target 90 persen. Sementara itu, imunisasi BIAS MR (Campak-Rubella) untuk anak kelas 1 SD baru menyentuh 28,30 persen dari target 88 persen.

“Capaian ini masih tergolong rendah dan perlu upaya percepatan di seluruh wilayah kerja puskesmas,” ujar Widodo usai pertemuan, Selasa (28/10/2025).

Rendahnya angka imunisasi ini dinilai menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi peningkatan kasus campak di Pekanbaru. 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Riau, hingga 21 Oktober 2025 tercatat 520 kasus suspek campak, dengan 89 kasus terkonfirmasi positif berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium. 

Sebagian besar kasus ditemukan pada anak usia di bawah lima tahun, yang menunjukkan masih adanya transmisi aktif penyakit campak di tengah masyarakat.

“Kami memandang perlu adanya dukungan penuh dari pemerintah kota untuk memperkuat langkah-langkah imunisasi dan pengendalian penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” tegas Widodo.

Pertemuan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota agar pelaksanaan program imunisasi berjalan lebih efektif dan menjangkau seluruh kelompok sasaran.

Widodo berharap Pemko Pekanbaru dapat segera menerbitkan surat instruksi dan memperkuat koordinasi lintas sektor, guna memastikan pelaksanaan imunisasi campak berjalan optimal dan mampu memutus rantai penyebaran penyakit di ibu kota Provinsi Riau tersebut.

“Komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota sangat diperlukan untuk memperkuat upaya imunisasi dan pengendalian penyakit, demi melindungi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak di Pekanbaru,” pungkasnya. (Adv)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top