Breaking News
Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya | KKS Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar DCL 2026 Akhirnya Lengkap | Kapolres Muara Enim Berikan Penghargaan Dua Personel Peraih Medali Emas dan Dua Medali Perak Karate Kapolda Cup Sumsel 2026 | Terima Audiensi Aliansi Nelayan, Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah Siap Teruskan Aspirasi Terkait Sedimentasi Pasir Laut |

Diduga Akibat Kebocoran Gas LPG, Satu Keluarga Jadi Korban Polisi Gelar Olah TKP
Selasa 04 November 2025, 08:18 WIB

Siagaonline.com, Pekalongan Kota – Musibah kebakaran terjadi di wilayah Kota Pekalongan. Sebuah kamar kost di kawasan Buaran Gang 1 RT 04 RW 01, Kelurahan Buaran Kradenan, Kecamatan Pekalongan Selatan, hangus terbakar akibat kebocoran gas LPG 3 kilogram pada Minggu (2/11/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Pada awalnya peristiwa tragis ini mengakibatkan empat orang menjadi korban, terdiri dari tiga luka bakar serius dan satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Tim INAFIS Polres Pekalongan Kota bersama petugas pemadam kebakaran dan BPBD segera mendatangi lokasi setelah mendapatkan informasi tersebut, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Senin (3/11/2025) pagi.

Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh petugas, ditemukan bahwa selang kompor gas di kamar tersebut dalam kondisi terbalut isolasi.

“Tabung gas tidak meledak, namun diduga terjadi kebocoran gas di dalam ruangan. Saat salah satu penghuni hendak menyalakan kompor. Gas yang sudah memenuhi udara di ruangan langsung tersulut sehingga memicu ledakan serta kebakaran,” jelas salah satu petugas.

Korban luka bakar yang sempat dirawat di RSUD Bendan Kota Pekalongan antara lain :
1. FI (37), warga Simbang Wetan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.
2. HS (31), warga Simbang Wetan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.
3. A, bayi berusia empat bulan.

Sementara korban meninggal dunia di lokasi yakni HA (4). Berdasarkan informasi terbaru, FI dan bayi A juga meninggal dunia pada Senin siang (3/11/2025) saat menjalani perawatan di RSUD Bendan.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan kuat mengarah pada kebocoran gas LPG yang tersulut api saat kompor dinyalakan.

AKBP Riki Yariandi S.H., S.I.K., M.H., melalui Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo, S.H. mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi selang dan regulator gas sebelum digunakan, serta menghindari penggunaan alat yang sudah tidak layak atau diperbaiki dengan cara tidak aman seperti melilitkan isolasi pada selang gas.

“Keselamatan rumah tangga harus menjadi prioritas. Jangan langsung menyalakan kompor apabila mencium adanya bau gas, kebocoran sekecil apapun bisa berakibat fatal,” tegasnya.
(ims/hms)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top