Breaking News
DPRD Kota Padang Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Bahas Perubahan Propemperda dan KUA-PPAS 2026 | Pendaftaran Secara Online, Disdik Kota Pekanbaru Ingatkan Orang Tua Tidak Percaya Calo | Talam Durian Sukses! Wali Kota Pekanbaru Berencana Buat Iven Pisang Goreng Kipas Terbesar di Dunia | Titiek Soehart Komisi IV DPR RI Kunker Ke Nusakambangan | Sinergi Budaya dan Ekonomi, Bupati Siak Buka Lomba Senam Zapin Kreasi di CFD Tualang | HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Dharmasraya Gandeng UMKM dalam Event Trail Adventure |

Gubri: Jadikan Hari Santri Momentum Meneguhkan Janji dan Iman
Rabu 22 Oktober 2025, 21:26 WIB

Siagaonline.com, Pekanbaru - Upacara Peringatan Hari Santri Tingkat Provinsi Riau Tahun 2025 berlangsung khidmat di Lapangan Limuno, Kota Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (22/10/2025). Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam amanatnya, Gubri Abdul Wahid berpesan agar peringatan Hari Santri dijadikan momentum untuk meneguhkan janji, memperkuat iman, meningkatkan ilmu, dan menumbuhkan semangat perjuangan.

“Saya secara pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi Riau mengucapkan selamat Hari Santri Nasional Tahun 2025. Dari bumi Melayu Riau, kita kawal kemerdekaan dengan iman, dan kita songsong peradaban dunia dengan ilmu serta akhlak,” ujarnya.

Ia menegaskan, para santri merupakan pelecut semangat perjuangan bangsa. Menurutnya, masa lalu adalah perjuangan, masa kini adalah pengabdian, dan masa depan adalah peradaban.

“Maka jangan pernah merasa kecil dengan kesederhanaan. Sebab dari pesantrenlah lahir pemimpin-pemimpin bangsa dan ulama besar pembaharu zaman,” jelasnya.

Sebagai sosok yang pernah menimba ilmu di pesantren, Gubri Wahid mengingatkan para santri untuk senantiasa hidup sederhana, ikhlas, dan sabar dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

“Nilai-nilai pesantren harus terus dipegang, karena dari kesederhanaan itulah lahir keikhlasan dan keteguhan,” pesannya.

Gubernur Abdul Wahid juga menegaskan bahwa dirinya merupakan pemimpin yang dibentuk dan ditempa oleh nilai-nilai pesantren. Ia mengaku tidak akan berhenti mengabdi dengan membawa nilai-nilai luhur dari para kiai dan ustaz, seperti kejujuran, kesederhanaan, dan keberanian moral.

“Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil, siapa yang bersabar akan menang. Dua kalimat inilah yang menuntun hidup saya, dari seorang santri kampung hingga dipercaya masyarakat menjadi pemimpin Provinsi Riau,” tutupnya.(Adv)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top