Breaking News
Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta | Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak | Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya | KKS Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar DCL 2026 Akhirnya Lengkap |

Warga Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa di Aliran Sungai Kuantan
Senin 25 Januari 2021, 09:14 WIB
Siagaonline.com, Teluk Kuantan - Berawal dari laporan seorang warga  bernama Pines kepada Bhabinkamtibmas Desa Muara Sentajo perihal tenggelamnya seorang warga di aliran sungai Kuantan, Minggu (24/1/2021).

Tak lengah dengan berita ini, sejumlah personel  Polsek Kuantan Tengah bersama Bhabinkmatibmas bergegas menuju lokasi dimana tenggelamnya warga desa Muaro Sentajo, namun setibanya dilokasi sekira pukul 12.30 WIB, korban atas nama Afrizal, umur 36 tahun, kelamin laki-laki, sudah ditemukan  dalam keadaan meninggal dunia.

Korban Afrizal dihari kejadian sekira pukul 09.30 WIB sempat terlihat oleh seorang warga yang tengah menggembala sapinya di sepanjang aliran sungai Kuantan. Dimana saat itu penggembala melihat korban berada seorang diri di atas rakit PETI dompeng yang posisinya di tengah tengah aliran sungai Kuantan, dan saat itu tidak terdengar bunyi mesin dompeng, hanya saja korban terlihat tengah menarik seutas tali dari genangan air sungai, sambil mencoba merapatkan rakit dompengnya ke pinggir sungai, ungkap warga yang bernama Nasril.

Selang tidak berapa lama, Nasril mendengar seorang ibu yang berada tidak jauh dari pinggiran sungai Kuantan berteriak "Woi tolong ado urang tanggolam" dan sontak saja saat itu Nasril mencari bantuan warga lainnya.

Bersama beberapa warga yang ada, Nasril berenang menuju rakit PETI dompeng yang ditunjuk ibu yang berteriak minta tolong tersebut dan melakukan penyelaman namun belum berhasil.

Lebih kurang dua jam pencarian secara  tradisonal dengan menyelam tanpa alat bantu pernafasan ini dilakukan, dan akhirnya korban Afrizal ditemukan oleh warga bernama Mulyadi yang turut menyelam.

"Korban ditemukan pada hilir Sungai Kuantan yang hanya berjarak 200 meter dari titik tenggelamnya," kata Kades Muaro Sentajo yang saat itu ada dilokasi pencarian.

Korban tenggelam segera dibawa oleh ambulance milik desa dan langsung kerumah duka.

Di tempat terpisah ketika keluarga korban dikonfirmasi awak media, bahwa pihak keluarga korban ihklas menerima kejadian ini dan membuat surat pernyataan menolak untuk dioutopsi.

"Kami tetap menghimbau melalui para Bhabinkamtibmas bahkan sampai detik ini, agar warga tidak melakukan aktifitas PETI dompeng karena potensinya membahayakan jiwa dan merusak lingkungan," tegas AKBP Henky Poerwanto, SIK, MM Kapolres Kuansing.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top