Breaking News
FBS UNP Gelar Workshop Percepatan Lulusan, Dorong Mahasiswa Angkatan 2022 Lulus Tepat Waktu | Mahasiswa Keperawatan UNP Meriahkan Piaman Berayo Lewat Edukasi Kesehatan dan Pentas Seni | Herman Deru Launching Logo, Maskot Si Bara, dan Theme Song FORPROV II KORMI Sumsel 2026, Targetkan Muara Enim Jadi Role Model Penyelenggaraan Terbaik | PT.Pacifik Indopalm Industries Salurkan Bansos Siswa Anak Yatim Piatu Sekitar Pabrik. | Herman Deru Buka Gubernur Cup Sambo 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi dan Berkarakter | Sky Game Batam Bersama Insan Pers Perkuat Kemitraan Silaturahmi Rutin Dan Ngopi Santai |

Bupati, Forkopimda, Tokoh Masyarakat dan Relawan Ikuti Vaksinasi di Trenggalek
Jumat 29 Januari 2021, 17:32 WIB
Siagaonline.com, Trenggalek - Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin menjadi orang pertama di Kabupaten Trenggalek yang mendapat penyuntikan Vaksin Sinovac. Saat penyuntikan vaksin, Bupati didampingi sang istrinya, Novita Hardini.

Selain kepada orang nomor satu di Trenggalek tersebut, jajaran Forkopimda Trenggalek, sejumlah tokoh masyarakat dan relawan, juga mendapat penyuntikan Vaksin Sinovac ini.

Setelah vaksinasi di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Jumat (30/1/2021), Pemkab Trenggalek bakal bakal memberikan vaksin tersebut kepada tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas di wilayah Trenggalek.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk dan KB) Kabupaten Trenggalek, dr Saeroni dalam kegiatan ini menyebutkan Vaksin COVID ini telah mendapatkan sertifikat halal dan lulus uji darurat BPOM.

Saeroni meyakinkan bahwa vaksin tersebut aman. “Hari ini kita melakukan pencananganan vaksinasi di Kabupaten Trenggalek. Seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di setiap fasilitas pelayanan kesehatan, akan mendapatkan vaksin,” ujarnya.

Mengawali vaksinasi di Trenggalek, vaksin diberikan kepada Bupati, Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua DPRD dan beberapa pejabat lainnya.

“Kemudian ada beberapa tokoh masyarakat. Mulai dari Ketua Ansor Trenggalek, PP Muhamadiyah dan perwakilan Jamaat Agama Kristen, serta abang becak sebagai yang mewakili masyarakat,” jelas Saeroni.

Saeroni menjelaskan, pihak Dinas Kesehatan sudah mengatur sedemikian rupa kemanisme dan alurnya. Mulai dari pendaftaran di meja 1, kemudian skrining di meja 2 dan proses vaksinasi di meja 3. Selanjutnya pencatatan di meja 4.

Sesuai dengan data dari Pemprov Jatim, 2.759 sasaranya akan mendapat Vaksin sebanyak dua kali atau dua doses dengan jangka waktu 14 hari.

Sementara itu, Bupati Nur Arifin menuturkan, tidak mudah membentuk kekebalan kolektif karena proses vaksinasi ini membutuhkan waktu kurang lebih satu tahun.

Karena butuh waktu lama, Ia kembali mengimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan.

“Saat ini kondisinya sudah berbeda, sudah ada transmisi lokal. Terus transmisi rate kita juga cukup tinggi. Artinya 1 orang positif punya kecenderungan menulari 2 orang yang lain,” jelas Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin.

Langkah selanjutnya yang bisa pemerintah lakukan adalah mendisiplinkan masyarakat yang ada di wilayah Trenggalek.

Moch Nur Arifin mengharapkan semua elemen masyarakat mendukung upaya pemerintah dalam menekan eskalasi perebakan virus Corona ini harus  menerapkan ‘3M’.

Moch Nur Arifin  juga menegaskan Vaksin Covid ini aman penggunaannya karena telah lolos uji dari BPOM dan telah mendapatkan sertifikat halal MUI.

Bupati meminta masyarakat agar jangan cepat terpengaruh dengan berita-berita yang belum tentu benar soal vaksin. “Setelah mendapatkan vaksin sinovac, saya tidak merasakan apa-apa,” tuturnya.(sae)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top