Dikonfirmasi Dana BOK Bendahara Puskesmas Pantai Cermin Diduga Gunakan Preman Intimidasi Wartawan
Senin 01 Februari 2021, 15:46 WIB
Siagaonline.com, Pantai Cermin - Dua orang Jurnalis yang bertugas di Pemkab Serdang Bedagai di Ancam Preman setelah Sebelumnya rekannya media online Sumatera Post mendatangi Bendahara Puskesmas Pantai Cermin Berinisial LIS Terkait Pemotongan Dana BOK, Senin (1/2/2021).
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (31/1/2021) sekira pukul 14:00 WIB, di Jalan HT Rizal Nurdin di Dusun IV Desa Pantai Cermin Kanan tepatnya di samping SDN 10.19.53, preman tersebut mengancam wartawan online Mitratoday agar berhati-hati kalau berani mengusik Bendahara BOK Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin.
"Kalian jangan ganggu-ganggu Lis, itu saudaraku apa urusan kalian menganggu dia, nanti gak bisa hidup kau," bentak preman diduga suruhan Bendahara LIS kepada kedua wartawan media online.
Aksi pengancaman itu bermula setelah wartawan online Sumatera Post Sares mendatangi Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin pada Minggu lalu menemui Bendahara LIS untuk mengkonfirmasi perihal pemotongan dana BOK terhadap salah seorang petugas kesehatan di Puskemas Pariwisata berinisial RI dengan jumlah pemotongan Rp 25 Ribu/ Kegiatan namun saat dikonfirmasi perihal pemotongan tersebut Bendahara LIS selalu menghindar bahkan Kepala Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin dr Lidya Vera saat dikonfirmasi perihal tersebut juga tidak bersedia bahkan dia tidak memberikan izin kepada awak media online untuk masuk keruangannya.
"Kami banyak kesibukan bang, ini mau rapat belum bisa diganggu," cetus dr Lidya Vera dari dalam ruangannya kepada Media Online Sumatera Post pada waktu itu.
Pantauan Mitratoday di Puskesmas Pantai Cermin Senin (1/2/2021), Kepala Puskesmas Pantai Cermin dr Lidya Vera tidak berada dikantor bahkan menurut informasi dari Pegawai Puskesmas yang namanya tidak mau dicantumkan membenarkan jika Kepala Puskesmas dr Lidya Vera jarang masuk kantor bahkan bila masuk kantor bisa dihitung dalam semingg cuma 3 kali
"Kalau hari Senin Kapus jarang masuk kantor bang, paling kalau masuk kantor hari Rabu Kamis terkadang Jumat," kata Pegawai Puskemas yang namanya tidak mau dicantumkan.
Senada juga disampaikan masyarakat setempat menyebutkan sejak Kepala Puskesmas dipimpin dr Lidya Vera pelayanan kesehatan di Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin kurang maksimal bahkan pasien bila menebus obat selalu tidak ada alias kosong sembari menganjurkan pasien membeli obat di apotek terdekat.
"Sejak Kepala Puskesmas dr Lidya Vera ini pelayanan kurang maksimal dibanding Kapus yang lama, lihat aja aku bang mau menebus obat aja tidak ada, disuruh pulak beli obat di apotek inikan lucu, jadi kemana obat dari pemerintah apa dibawa pulang," ucap Sirait.
Pasca kejadian itu Ketua LSM Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB) Sumatera Utara Gerson Siringo-ringo angkat bicara dan engecam tindakan oknum bendahara Puskesmas berinisial LIS yang diduga menggunakan jasa preman untuk menakut-nakuti wartawan.
Karena wartawan dalam menjalankan tugas dilindungi Undang-Undang (UU) Pokok Pers No 40 Tahun 1999 Tentang Mekanisme hak jawab narasumber yang diberitakan hak jawab bukan sebaliknya mengintimidasi Wartawan dengan menggunakan jasa preman bahkan sambung Siringo-ringo, "soal dana BOK itu juga wewenang Kepala Puskemas selaku pengguna anggaran kenapa lepas tanggung jawab tidak berani menemui wartawan".
Lebih lanjut Kata Gerson tindakan premanisme dalam menyikapi pemberitaan adalah bentuk pejabat tidak memahami fungsi kontrol sosial sebuah media ini juga menunjukkan bukti ASN tidak profesional serta jauh dari harapan masyarakat.
"Dengan mengancam wartawan cara arogan menggunakan jasa preman yang dilakukan oleh oknum bendahara Puskesmas berinisial LIS membuktikan bahwa yang bersangkutan tidak mencerminkan ASN yang taat dan patuh hukum," tuturnya.
Atas kejadian tersebut pihaknya meminta agar Bupati terpilih Serdang Bedagai H Darma Wijaya nantinya setelah dilantik segera mencopot dan menonjobkan Kepala Puskesmas Pantai Cermin, dr Lidya Vera beserta Bendahara Puskesmas Pantai Cermin bukan sebaliknya mengangkat dia menjadi Kabid Kesmas seperti rumor yang berkembang di tengah-tengah pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan saat ini karena sosok seperti ini bukannya nanti membawa perubahan seperti yang diharapkan masyarakat Serdang Bedagai, pungkasnya. ( D.D)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Senin 27 Juli 2026, 12:01 WIB
.
Senin 27 Juli 2026, 12:00 WIB
.
Senin 27 Juli 2026, 11:59 WIB
.
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |