Breaking News
Kapolres Muara Enim Berikan Penghargaan Dua Personel Peraih Medali Emas dan Dua Medali Perak Karate Kapolda Cup Sumsel 2026 | Terima Audiensi Aliansi Nelayan, Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah Siap Teruskan Aspirasi Terkait Sedimentasi Pasir Laut | Herman Deru Minta DREGS 2006 Jadi Teladan Lindungi Masyarakat dari Kejahatan Modern | Herman Deru Ajak Ulama, Umara, dan Umat Perkuat Silaturahmi Pada Harlah ke-14 JATMAN OKI | UNP Masuk QS World University Rankings 2027, Tempati Peringkat 1400+ Dunia dan Posisi Ke-16 Nasional | UNP Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Taipei Medical University, Perkuat Internasionalisasi Pendidikan Kedokteran |

Indeks Pemberdayaan Gender Kota Tanjungpinang Peringkat Tertinggi se-Kepri
Rabu 03 Februari 2021, 15:31 WIB
Siagaonline.com, Tanjungpinang - Berdasarkan data yang diperoleh dari BPS Kepri tahun 2020, Indeks pemberdayaan gender (IDG) di Kota Tanjungpinang tahun 2019 tertinggi di antara kabupaten kota lainnya se-Kepri yaitu 76,13%. Sedangkan Kota Batam 58,40%, Kepulauan Anambas 57,74%, Bintan 69,71%, Lingga 48,96%, Karimun 64,17%, Natuna 42,02%. 

Sebagai salah satu strategi yang dilakukan secara rasional dan sistematis untuk mencapai dan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang mengelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Penilaian dan Verifikasi Faktual Anugrah Parahita Ekapraya (APE) 2021, yang dipimpin oleh Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma, SIP bertempat di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Walikota Tanjungpinang, Rabu (3/2). 

Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma, SIP dalam arahannya mengintruksikan Kepada seluruh pimpinan OPD yang hadir untuk mendukung dan mempersiapkan segala yang diperlukan sebelum pelaksanaan monitoring oleh tim pusat. APE merupakan penghargaan atas prakarsa dan prestasi yang dicapai dengan menunjukan kondisi dan kesejahteraan orang lain dalam kaitannya dengan pencapaian kesejahteraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kota Tanjungpinang. 

“Seperti diketahui, penghargaan APE ini hanya bisa diberikan kepada pemerintah daerah yang mampu menunjukkan komitmen tinggi dalam pelaksanaan strategi pengarusutamaan gender (PUG) di daerah. Artinya pembangunan yang berkeadilan,” sebut Rahma. 

Rahma ingin keterlibatan perempuan dalam segala aspek semakin merata, baik itu di jajaran pemerintah daerah, keterlibatan perempuan di parlemen, maupun perempuan sebagai tenaga profesional. Indek pemberdayaan gender (IPG) kota Tanjungpinang tahun 2019 tertinggi di antara kabupaten kota lainnya se-Kepri yaitu 76,13%. 

"Ini menandakan bahwa perempuan mampu dalam segala sektor seperti di parlemen, pemerintah daerah dan tenaga profesional, tingkat keterlibatannya sangat signifikan sehingga kita harapkan perempuan mampu menjadi penyeimbang dalam kehidupan dengan tidak melupakan kodratnya," lanjut Rahma. 

Rahma juga menghimbau kepada OPD untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendukung, seperti pemisahan wc sesuai gender, menyediakan ruang merokok, parkir khusus disabilitas, ruang bermain anak dan memfasilitasi ruang Laktasi untuk ibu menyusui khususnya di pelayanan umum

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang, Rustam, SKM, MSi, dalam kesempatan itu menjelaskan mengenai kriteria kota yang layak mendapatkan penghargaan. 

“Penghargaan APE ini hanya bisa diberikan kepada pemerintah daerah yang mampu menunjukkan komitmen tinggi dalam pelaksanaan strategi pengarusutamaan gender (PUG) di daerah, artinya pembangunan yang berkeadilan,” jelasnya. 

Ada empat kategori penghargaan APE dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Kategori Pratama (pemula), Madya (pengembang), Utama (peletakan dasar dan keberlanjutan) dan Mentor. Agar Kota Tanjungpinang masuk dalam nominasi penghargaan menurutnya ada beberapa yang harus dipersiapan dan disempurnakan. 

Untuk diketahui, Pencapaian APE Kota Tanjungpinang semenjak Tahun 2011 Mendapat peringkat Pratama, Tahun 2012-2014 Peringkat Madya, 2016 peringkat Pratama, dan Tahun 2018 peringkat Madya. “Semoga di Tahun 2021 Kota Tanjungpinang bisa lebih baik lagi dalam meningkatkan lagi pencapaiannya," harapnya. 

Dalam Rapat turut hadir, Asisten 2, Samsudi, SSos, MH, Staf Ahli, Drs Riono, MSi, Kepala OPD, Akademisi, Camat/Lurah se-Kota Tanjungpinang, Anggota tim pokja serta undangan yang hadir. 

Sumber:prokompim
Editor:yani

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top