Tak Setuju Kebijakan Pemkab Trenggalek Tutup Pasar Hewan, Ini Kata Komisi I DPRD Trenggalek
Rabu 03 Februari 2021, 19:39 WIB
Siagaonline.com - Trenggalek Komisi I DPRD Trenggalek Husni Tahir Hamid tidak setuju dengan Kebijakan Pemkab Trenggalek menutup pasar hewan di Trenggalek.
Dengan penutupan pasar hewan di Kabupaten Trenggalek dinilai berdampak dengan pemutaran ekonomi cukup besar bagi masyarakat.
“Kalau saya berpikirnya realistis saja, kalau ditutup secara total itu akhirnya perputaran ekonomi masyarakat di sektor pedagang atau blantik hewan itu bagaimana jalan keluarnya,†ungkap Husni, Rabu (3/2/2021).
Husni mengaku mendapatkan banyak keluhan dari para pedagang dan peternak dengan ditutupnya pasar hewan di Trenggalek.
“Mereka itu bertanya pada saya, bagaimana ini pak, sapi saya, mau saya jual ke mana,†kata Husni.
Menurutnya, di masa pandemi ini pemerintah daerah harus hadir dengan memberikan kebijakan solutif kepada masyarakat bawah.
“misalnya diberi sekat antara penjual dan pembeli dengan tujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di pasar hewan,†ujarnya.
Lebih lanjut, Politisi dari partai Hanura ini menyarankan Pemkab Trenggalek untuk memperketat protokol kesehatan dengan sanksi tegas, namun tidak menutup Pasar Hewan.
“Kalau ada orang (saat berada di pasar hewan) tidak memakai masker, ya langsung beri sanksi, jangan dibiarkan,†pintanya.
Husni mengatakan, penutupan pasar Hewan Trenggalek sampai batas waktu yang tidak ditentukan itu sama saja dengan lock down.
“Kalau memang dilakukan penutupan secara total, beri mereka subsidi,†ujarnya.
Untuk itu, dirinya menyarankan agar Pemkab Trenggalek mengkaji kembali kebijakan penutupan pasar hewan.
“Kami menyarankan agar pemkab tidak menutup pasar hewan, melainkan memperketat protokol kesehatan,†pungkasnya.(sae)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Senin 27 Juli 2026, 12:01 WIB
.
Senin 27 Juli 2026, 12:00 WIB
.
Senin 27 Juli 2026, 11:59 WIB
.
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |