Breaking News
Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak | Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya | KKS Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar DCL 2026 Akhirnya Lengkap | Kapolres Muara Enim Berikan Penghargaan Dua Personel Peraih Medali Emas dan Dua Medali Perak Karate Kapolda Cup Sumsel 2026 |

Komisi II DPRD Jombang Bidang Fisik dan Sarana Prasarana Kunjungi DPRD Trenggalek
Selasa 16 Februari 2021, 19:03 WIB
Siagaonline.com, Trenggalek - Mendapat permasalahan dalam normalisasi dan naturalisasi DAS (Dasar Aliran Sungai) Komisi II DPRD Kabupaten Jombang bidang fisik dan sarana prasarana kunjungi DPRD Kabupaten Trenggalek, mengingat kondisi pendangkalan sungai perlu dilakukan pengerukan agar tidak terjadi luapan air sungai ketika hujan turun.

Kendati demikian permasalahan yang dihadapi Kabupaten Jombang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah Kabupaten Trenggalek, mengingat kondisi bumi Minak sopal merupakan wilayah pegunungan sehingga sering mengakibatkan tanah dari pegunungan yang mengikuti aliran sungai dan membuat sungai dangkal kembali.

Sekertaris DPRD Kabupaten Trenggalek Muhtarom mengatakan bahwa kondisi real Kabupaten Trenggalek yang merupakan dataran tinggi sehingga sungai banyak yang mengalami pendangkalan setelah dilakukan pengerukan, namun hasilnya belum maksimal.

“Kondisi real di Kabupaten Trenggalek ini sungainya juga dangkal perlu dilakukan normalisasi dengan dilakukan pengerukan itu, akan tetapi hasilnya juga belum maksimal, kenapa demikian karena setelah hujan turun lagi ternyata tanah tanah yang ada di pegunungan itu masuk lagi ke sungai dan akhirnya dangkal lagi,” ungkap Muhtarom usai rapat di Sekertariat Gedung DPRD Kabupaten Trenggalek, Senin(15/2).

Sementara itu diungkapkan Doni Anggun Pimpinan Rombongan Komisi II DPRD Kabupaten Jombang mengungaku kedatangannya ke Trenggalek karena mendapatkan persoalan terkait normalisasi DAS yang selama ini menjadi pekerjaan pemerintah kabupaten Jombang.

“Persoalannya hampir sama yaitu masalah pendangkalan sungai karena masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan secara masif di Kabupaten Jombang, sama juga di Kabupaten Trenggalek,” tuturnya.

Politisi PDI P ini menceritakan di Kabupaten Jombang pernah terjadi bencana banjir, salah satu penyebabnya karena normalisasi pembersihan sungai belum dikerjakan secara maksimal.

“Misalkan sungai itu masuk wilayah provinsi, Jadi masalah koordinasi terkait administrasi dengan provinsi yang masih lemah menurut kami,” ungkap dia.

“Ke depan harapan saya ada langkah langkah awal ketika koordinasi ini belum bisa diselesaikan secara maksimal misalkan belum ada surat balasan, tetapi kami dari pemerintah daerah Jombang punya langkah awal untuk bisa dilakukan. Diantaranya ada penganggaran pemerintah daerah di awal, misalkan alat berat diturunkan dari pemerintah daerah terlebih dahulu untuk dikerjakan sambil menunggu hal yang bersifat administrasi.

"Sehingga harus ada langkah-langkah awal ketika koordinasi ini belum bisa terselesaikan secara maksimal, jangan sampai masyarakat terkena dampak karena menunggu masalah administrasi," pungkasnya.(sae)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top