Breaking News
Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta | Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak | Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya | KKS Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar DCL 2026 Akhirnya Lengkap |

Program 5000 Pengusaha Perempuan Baru Kabupaten Trenggalek Adakan Training of Trainer
Senin 22 Februari 2021, 22:23 WIB
Siagaonline.com, Trenggalek - Program 5000 pengusaha perempuan baru Kabupaten Trenggalek memasuki tahapan Training of Trainer (ToT) atau pelatihan bagi relawan pendamping.

Relawan pendamping yang tergabung dalam program Bootcamp Perempuan Hebat Trenggalek Meroket ini nantinya akan bertugas mendampingi calon wirausahawan perempuan baru di Kabupaten Trenggalek.

Pembukaan pelatihan ditandai dengan penyematan rompi oleh Asda II Ir Yudi Sunarko, MSi kepada 50 orang relawan pendamping terpilih. Seluruhnya terdiri dari 42 orang perempuan dan 8 orang laki-laki yang akan dilatih langsung oleh Femalepreneur Indonesia, Senin (22/2/2021).

Plt.Kepala Bappeda litbang Kabupaten Trenggalek, Anik Suwarni, SH, MH mengatakan relawan yang dilatih tersebut didominasi kaum muda potensial dan memenuhi standar rekruitmen yang telah ditentukan pada beberapa waktu lalu.

Kemudian untuk mendapatkan hasil optimal, selain mendapatkan ilmu pendampingan para relawan ini juga diharapkan untuk ikut menjadi seorang pelaku usaha.

"Sehingga akan memperkuat pertumbuhan ekonomi kedepan," ungkapnya.

Dalam pelatihan ini relawan mendapatkan transfer pengetahuan, pelatihan dalam pendampingan, serta monitoring dalam beberapa bulan kedepan terkait dengan bagaimana menjalin relasi pasar serta stakeholder lainnya.

"Setelah dilatih mereka akan mendampingi calon wirausaha baru," jelas perempuan yang juga menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum tersebut.

Seperti diketahui para pelaku usaha tidak hanya sebatas membutuhkan modal dan potensi ekonomi, tetapi juga membutuhkan relasi maupun upgrade keterampilan.

"Nanti yang sudah jalan berkembang, yang masih ingin berwirausaha bisa menjadi wirausaha. Dan semua diharapkan menjadi wirausaha yang mandiri," terangnya.

Plt Kepala Bappeda Anik Suwarni menyebut dengan kemandirian wirausaha yang dimiliki, diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan usaha maupun berkontribusi bagi pendapatan asli daerah di Kabupaten Trenggalek pungkasnya.(sae)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top