Breaking News
Dialog Terbuka di Pulau Buru, Bupati Karimun Jembatani Masukan Nelayan untuk Disampaikan ke Pemerintah Pusat | Iswanto Resmi Dilantik Pimpin PBSI Kabupaten Siak Periode 2026–2030, Siap Perkuat Pembinaan Atlet Berprestasi | Gubernur Herman Deru Tampilkan Program 100.000 Sultan Muda Sebagai Andalan Menuju TPKAD Award 2026 | Wagub Cik Ujang Tekankan Peran Strategis Perempuan Saat Buka Kajian Tafsir Al-Qur'an BKOW Sumsel | Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Edukasi Masyarakat Teluk Merbau Melalui Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair Untuk Dukung Pertanian Berkelanjutan di Kelurahan Teluk Merbau | Ratusan Personel Satpol PP Kota Pekanbaru Siap Mendukung Pengamanan di Lokasi Perbaikan Jalan Teratai |

Rakor Evaluasi PPKM Mikro bersama seluruh Kabupaten di Jawa Timur
Selasa 09 Maret 2021, 16:14 WIB
Siagaonline.com, Trenggalek - Semenjak pemberlakukan pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) bersekala mikro diterapkan sejak pertama kalinya, Kabupaten Trenggalek terus menunjukkan hasil yang optimal.

Saat dilaporkan oleh Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara saat mengikuti rakor evaluasi PPKM mikro bersama seluruh kabupaten/yang ada kota Jawa Timur, bahwa berdasarkan update terakhir angka akumulasi kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Trenggalek sebanyak 3008 kasus, Selasa (9/3/2021).

Tren kasus baru terkonfirmasi positif yang terus menurun, meningkatnya angka kesembuhan, serta perkembangan zonasi yang terus membaik menjadi salah satu indikator PPKM Mikro berjalan cukup efektif di Kabupaten Trenggalek.

Sementara itu untuk perkembangan zonasi per RT juga menunjukkan hasil efektif berkat PPKM mikro periode 2-8 Maret 2021.

Sedangkan angka kesembuhan pasien yang terus meningkat sebanyak 2677 sembuh atau 88,99%, dan tren kasus meninggal juga turun cukup signifikan sebanyak 200 orang atau 6,64%.

Dimana saat ini di Kabupaten Trenggalek tidak ada lagi zona merah dan oranye, sedangkan untuk zona kuning cukup sedikit yakni sebanyak 94 RT atau 2,08% dan zona hijau 96,55%.

"Alhamdulilah zona oranye dan zona merah sudah tidak ada lagi yang terkonfirmasi covid-19," terang Wabup Syah Natanegara.

Menurunnya tren kasus positif saat ini juga membuat ketersediaan tempat tidur pada gedung isolasi yang disediakan Pemkab Trenggalek menjadi lebih longgar.

Kemudian terkait pembentukan posko covid-19 di Kabupaten Trenggalek, Wakil Bupati muda Syah Natanegara ini menyebut di seluruh kecamatan dan desa serta kelurahan telah terbentuk posko covid-19.

Lebih lanjut, terkait realisasi dana desa untuk mendukung pelaksanaan PPKM mikro, dilaporkan oleh Wabup Syah pencairan tahap 1 per 8 Maret 2021 telah cair sebanyak 112 desa pungkasnya. (Sae)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top