Breaking News
Imigrasi Kelas II TPI Karimun Berserta Jajaran Nya Menggelar Kegiatan Sosial | Irjen Pol. Ruddi Setiawan Terima Silaturahmi Pengurus IKAGARA Banda Aceh | UPDRS Tetap Komitmen Bersama PMI Untuk Pengadaan Darah Pasien  RSUD Dr. H. Mohamad Rabain | Nilai Kerja Sama Media Diskominfo Kampar Jomplang, Forum Pemred Siap Koordinasi dengan Kejati Riau | Susun Rencana Pembangunan Industri, Pemkab Bintan Dongkrak Ekonomi dan Lapangan Kerja | Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH |

Wakil Bupati Trenggalek bersama Dinsos P3A Pantau Langsung dan Pastikan Distribusi BSP Tepat Sasaran
Jumat 09 April 2021, 19:31 WIB
Siagaonline.com, Trenggalek - Wakil Bupati Trenggalek Syah M.Natanegara bersama Dinas Sosial P3A memantau langsung dan memastikan distribusi batuan sosial tepat sasaran, Penyaluran Bantuan Sosial Pangan (BSP). BSP sendiri sebelumnya bernama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan kepada penerima manfaat berupa bahan pangan senilai 200 ribu rupiah per Kepala Keluarga.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara, juga mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Dinas Sosial P3A turun langsung ke lokasi yang memiliki jaringan internet lemah sekaligus mengontrol bahan pangan yang disalurkan.

“Dipastikan masyarakat tidak rugi dan pedagangnya juga sama, tidak dirugikan, jadi semua bisa sampai ke masyarakat tanpa ada pengurangan,” terang Wabup Syah saat meninjau penyaluran BSP di Desa Tegaren Kecamatan Karangan, Jumat (9/4/2021).

“Pihak pedagang juga bisa melayani sasaran dengan tidak merasa dirugikan, ini yang paling prinsip dan perlu dijaga,” imbuhnya menekankan.

Disampaikan Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Trenggalek, dr Ratna Sulistyowati, menjelaskan bahwa BSP tidak diberikan dalam bentuk tunai, melainkan berupa bahan pangan dan harus memenuhi kriteria pemenuhan gizi seperti karbohidrat, protein, mineral, ataupun vitamin.

“Tidak boleh dipaketkan, harus sesuai permintaan mereka, jadi satu bulan sebelumnya penerima manfaat sudah mengajukan list pesanan, sehingga saat pencairan barang yang didistribusikan sesuai pesanan,”jelasnya.

Ditambahkan oleh dr. Ratna bahwa sasaran penerima di Kabupaten Trenggalek awalnya mencapai 63.000 KK. Namun ketika ada verifikasi turun menjadi 14.000, dan setelah data diperbaiki saat ini jumlah penerima ada 53.000 KK.

“Kita terus melakukan perubahan data dan berharap 63.000 ini masih menjadi kuota Kabupaten Trenggalek," pungkasnya.(sae)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top