Breaking News
Kapolres Muara Enim Berikan Penghargaan Dua Personel Peraih Medali Emas dan Dua Medali Perak Karate Kapolda Cup Sumsel 2026 | Terima Audiensi Aliansi Nelayan, Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah Siap Teruskan Aspirasi Terkait Sedimentasi Pasir Laut | Herman Deru Minta DREGS 2006 Jadi Teladan Lindungi Masyarakat dari Kejahatan Modern | Herman Deru Ajak Ulama, Umara, dan Umat Perkuat Silaturahmi Pada Harlah ke-14 JATMAN OKI | UNP Masuk QS World University Rankings 2027, Tempati Peringkat 1400+ Dunia dan Posisi Ke-16 Nasional | UNP Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Taipei Medical University, Perkuat Internasionalisasi Pendidikan Kedokteran |

Pemda Siak Mulai Safari Ramadhan Hari Ini, Gubri Justru Larang Kegiatan Cegah Penularan Covid-19
Senin 12 April 2021, 16:09 WIB
Siagaonline.com, Siak - Dalam rapat kordinasi Pemerintah Daerah dengan Gubernur Riau terkait penanganan Covid-19 melalui zoom meeting, disampaikan Gubernur Riau Drs H Syamsuar soal larangan kegiatan safari ramadan Pemda. Hal itu terpaksa harus dilakukan guna menghindari terjadinya lonjakan kasus penularan Covid-19. Sementara itu, Pemda Siak baru akan mulai hari ini kegiatan safari ramadan.
 
Sekretaris Daerah (Sekda) Siak Arfan Usman saat dikonfirmasi menyebutkan kegiatan safari ramadan Pemda Siak baru akan pada hari ini (19/4/2021). Kegiatan ini memang sudah diagendakan sejak jauh hari sebelum kasus positif Covid-19 di Kabupaten Siak meningkat.

"Jadi jadwalnya nanti malam itu Bupati Siak safari ramadan ke Kecamatan Bungaraya dan saya di kecamatan Mempura. Namun karena ada himbauan dari Gubernur Riau dalam Rakor tadi, tentu nanti akan kita sampaikan kepada Bupati. Ini akan dievaluasi kembali, apakah dilanjutkan atau tidak sama sekali," kata Sekda Siak.

Selain itu juga, sebelumnya Pemda Siak sudah meminta semua pengurus masjid menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat ibadah. Selanjutnya setiap masjid juga harus dilengkapi dengan tempat pencuci tangan di bagian gerbang masuk masjid.

"Kita tidak melarang masyarakat untuk beribadah ke masjid, namun tetap melaksanakan prokes yang ketat. Selain itu juga sudah ada imbauan dari Mendagri, agar seluruh rumah ibadah memiliki satgas Covid-19 dengan tujuan menghindari terjadinya klaster Covid-19 dari rumah ibadah," kata Arfan Usman.

Mantan Kadis Kominfo Siak ini juga tak menampik kasus Covid-19 di Siak akhir-akhir ini cukup tinggi. Bahkan Pemda juga menyediakan hotel untuk isolasi pasien Covid-19 yang kini sudah hampir penuh di RSUD Tengku Rafian Siak, serta Asrama Haji.

"Saat ini memang angka penyebaran Covid-19 cukup tinggi di Siak. Makanya kita tahun ini juga tidak menyediakan pasar beduk untuk menghindari keramaian. Yang ada saat ini itu pribadi saja, namun kita tetap ingatkan agar menerapkan prokes. Baik itu penjual maupun pembelinya. Karena kita harus bersama-sama menekan angka penularan Covid-19 ini," kata Sekda lagi. (r/sh.s)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top