Breaking News
UNP Kembali Dipercaya Dampingi Revitalisasi SLB 2026, Wujudkan Kampus Berdampak untuk Pendidikan Inklusif | UNP dan Pusdiklat PKU Muhammadiyah Jakarta Gelar Pelatihan BTCLS, Perkuat Kompetensi Kegawatdaruratan Tenaga Kesehatan | Rektor UNP Lepas 20 Mahasiswa Ikuti Program Student Exchange ke China | FBS UNP Gelar Workshop Percepatan Lulusan, Dorong Mahasiswa Angkatan 2022 Lulus Tepat Waktu | Mahasiswa Keperawatan UNP Meriahkan Piaman Berayo Lewat Edukasi Kesehatan dan Pentas Seni | Herman Deru Launching Logo, Maskot Si Bara, dan Theme Song FORPROV II KORMI Sumsel 2026, Targetkan Muara Enim Jadi Role Model Penyelenggaraan Terbaik |

Harga Karet Tingkat Petani dalam Kelompok Apkarkusi Mengalami Kenaikan
Rabu 21 April 2021, 09:23 WIB
Siagaonline.com, Kuantan Singingi - Provinsi Riau, merupakan salah satu daerah yang sangat potensial untuk pengembangan pertanian dan perkebunan.

Dalam bidang perkebunan, karet dan sawit merupakan salah satu Primadona bagi masyarakat, dan diperkirakan sekitar 60 persen dari penduduknya hidup dalam bidang pertanian dan perkebunan. 

Sementara luas perkebunan karet Kuansing tidak kurang dari 139 ribu hektare, dan untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat khususnya petani karet di Kuansing, maka saat ini telah berdiri Asosiasi Pengusaha Karet Kuantan-Singingi (Apkarkusi). 

"Saat  ini, jumlah anggota Apkarkusi Kuansing sebanyak 1.466, yang tersebar di seluruh wilayah Kuansing, dengan jumlah anggota sekitar 53 kelompok," ungkap Ketua Apkarkusi Kuansing, Sepriadi ketika dihubungi Selasa (20/4).

Dikatakannya, harga karet ditingkat petani karet yang tergabung dalam Kelompok Apkarkusi, saat ini berdasarkan hasil lelang Bahan Olahan Karet (BOKAR) pada Senin (19/4) kemarin sebesar Rp11.626 atau naik sekitar Rp39 dari lelang minggu lalu. 

"Jadi harga bokar Minggu ini sebesar  Rp11.626,- atau naik sekitar Rp39 dari lelang minggu lalu," ujarnya.

Penetapan harga BOKAR ini tingkat petani  UPPB/ Poktan/ Gapoktan/ Koperasi. " Sedangkan pemenang lelang Bokar pada saat lelang kemarin adalah PT Wipolimex Raya," tuturnya.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top