Breaking News
Sekda Sumsel Edward Candra Lepas Rombongan SRT 31 Palembang Menuju Sekolah Rakyat Permanen Oki | Rusdi Hidayatullah Terpilih Aklamasi Pimpin Koni Rohul 2026 - 2030 | Jelang Digelar 19 Agustus, Persiapan Pacu Jalur Nasional 2026 Capai 85 Persen | Kapolres Muara Enim Resmikan Nutrition Corner Powerfit  | Lewat 'Payung Teduh', Bintan Perkuat Gerakan Bersama Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak | KKN Angkatan IV Kelompok ll Universitas Serasan Kunjungan Dan Sosialisasi Usaha Pabrik Tahu Ibu Resa Desa Tegal Rejo |

PTBA Paksa Bayar Sewa Bangunan Warga Talang Jawa Menjerit
Senin 17 Mei 2021, 18:36 WIB
Siagaonline.com, Tanjung Enim - Perusahaan Tambang Batu Bara Bukit Asam (PTBA) Tanjung Enim mengundang masyarakat Talang Jawa untuk menghadiri sosialisasi di Gedung Serba Guna baru PTBA.

Kurang lebih enam ratus kepala keluarga masyarakat Talang Jawa, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim diundang, namun tempatnya dan waktunya terpisah, gedung yang digunakan yaitu Gedung Serba Guna PTBA jumlah masyarakat yang diundang kurang lebih tiga puluh orang dan Gedung Pertanahan PTBA juga digunakan tempat sosialisasi dengan waktu yang berbeda, Senin (17/05/2021).

Sosialisasi dan negoisasi tanpa kehadiran Pemerintah setempat baik ketua RT, Ketua RW, Lurah Kelurahan Dusun Tanjung dan Camat kecamatan Lawang Kidul, Setelah undangan hadir acara belum sempat dibuka sudah terjadi perdebatan dengan masyarakat sehingga masyarakat yang diundang meninggalkan gedung satu persatu secara teratur.

Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, "Saya tinggal di Talang Jawa ini dari lahir sampai saya berumur 64 tahun ini belum ada yang namanya sewa menempati rumah dari bapak saya mulai bekerja di PTBA sampai kami keturunannya menempati rumah," ujarnya.

Ditambahkan oleh Hermidi, PTBA tidak peduli kepada masyarakat, di saat masyarakat berperang melawan pandemi covid 19 dan terpuruknya ekonomi saat ini malah ditambahi beban untuk membayar sewa rumah.

"Kami masyarakat Talang Jawa tidak akan membayar sewa bangunan pertahun yang nilainya bervariasi apa yang dikehendaki perusahaan PTBA, karena dari dulu sampai sekarang tidak ada yang namanya sewa bangunan. Takutnya, nanti kalau kami dipaksa bayar sewa bangunan apabila PTBA memerlukan lahan dan bangunan perusahaan tidak mau ganti rugi/ membayar lahan dan bangunan dan kami akan tinggal dimana," ujar warga.

"Kami masyarakat Talang Jawa tidak pernah dapat bantuan CSR PTBA, minta bantuan mobil jenazah saja tidak pernah terkabulkan, setiap ada masyarakat yang meninggal selalu memakai mobil Partai  atau mobil warga sedangkan daerah lain dibantu, dan sekarang masyarakat Talang Jawa malah disuruh menyewa bangunan," sambungnya.

Agus selaku asisten manager aset PTBA menyampaikan, "Sebelumnya sudah disosialisasikan kepada Pemerintah setempat baik Camat, Lurah, RW, RT dan saat ini juga mereka diberitahu akan diadakan sosilisasi kepada masyarakat dan ini pertemuan yang ketiga kalinya, mungkin saya dalam penyampaian kurang pas," ujarnya.

"Nanti waktunya akan dipertimbangkan kembali karna kami mau tidak mau tetap akan menyampaikan apapun adanya, karena ini merupakan tindak lanjut tindak lanjut yang harus disampaikan dengan masyarakat apa adanya, itu harus kita sampaikan," ucapnya. (Tim)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top