Breaking News
Sekda Sumsel Edward Candra Lepas Rombongan SRT 31 Palembang Menuju Sekolah Rakyat Permanen Oki | Rusdi Hidayatullah Terpilih Aklamasi Pimpin Koni Rohul 2026 - 2030 | Jelang Digelar 19 Agustus, Persiapan Pacu Jalur Nasional 2026 Capai 85 Persen | Kapolres Muara Enim Resmikan Nutrition Corner Powerfit  | Lewat 'Payung Teduh', Bintan Perkuat Gerakan Bersama Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak | KKN Angkatan IV Kelompok ll Universitas Serasan Kunjungan Dan Sosialisasi Usaha Pabrik Tahu Ibu Resa Desa Tegal Rejo |

Bupati dan Wakil Bupati Asahan Ikuti Pengarahan Presiden RI se-Indonesia Tahun 2021 secara Virtual
Selasa 18 Mei 2021, 09:21 WIB
Siagaonline.com, Asahan  – Bupati dan Wakil Bupati Asahan beserta Forkopimda mengikuti pengarahan Presiden Republik Indonesia (RI) Tahun 2021 secara virtual bertempat di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Senin (17/05/2021).

Acara yang digelar secara virtual dihadiri oleh Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Dandim 0208 / Asahan, Kapolres Asahan, Kajari Asahan, Danyon 126 / KC, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Mewakili Danlanal Tanjung Balai Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan dan Asistem Administrasi Umum.

Presiden RI Ir Joko Widodo mengatakan, agar Kepala Daerah se-Indonesia berhati-hati dan waspada terhadap potensi kenaikan covid-19 pada pasca lebaran 1442 H. Hal ini disebabkan karena masih adanya masyarakat kita yang melakukan mudik, meskipun pemerintah sudah mengeluarkan larangan tentang mudik.

Selain itu beliau berharap, kasus aktif COVID-19 yang ada ditahun ini tidak ada kasus aktif pada tahun-tahun yang lalu, karena saat ini sudah terjadi penurunan, dimana puncaknya pada awal Februari 2021 kasus yang menyatakan 176.000 dan sekarang turun menjadi 90.800 kasus, turun 48%. Dan penurunan ini yang harus kita dukung seterusnya.

Presiden juga menyampaikan, bahwa ada 15 Provinsi yang mengalami kenaikan Covid-19 yakni Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Aceh, Babel, DKI Jakarta, Maluku, Banten, NTB, Malut, Kalteng, Sulsel, Sulteng dan Gorontalo. Disini meminta agar 15 Provinsi ini untuk terus berhati-hati terhadap kenaikan wabah Covid-19 dan ini juga berlaku untuk Provinsi lainnya.

Lebih Presiden menjelaskan, pada hari lebaran kemarin mobilitas masyarakat ditempat-tempat wisata naik tinggi dari 38,42% – 100,8%, maka dari itu diharapkan kepada kita semua untuk terus waspada dan berhati-hati pada kenaikan wabah covid-19 di 2 minggu kedepan.

“Kepada Kepala Daerah yang wilayahnya masih berzona merah dan oranye, tempat wisatanya harus ditutup dan untuk wilayah yang berzona kuning dan hijau boleh dibuka tetapi dengan memperketat Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 serta adanya Satgas Covid-19,” ucap beliau.

“Kepada seluruh Kepala Daerah memilik tanggung jawab yang sama tentang pertumbuhan ekonomi nasional. Saya minta harus bekerja keras dan optimis agar pertumbuhan ekonomi kita dapat kembali meningkat," pesan Presiden kepada kepala daerah masing-masing.

( Agus Arman )

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top