Menanti Solusi Satgas Covid Sidimpuan, Warga Aek Tampang Pindah Tinggal
Rabu 26 Mei 2021, 19:36 WIB
Siagaonline.com, Padangsidimpuan - Warga Kelurahan Aek Tampang Padangsidimpuan masih tetap meminta makam jenazah terkofirmasi Covid 19 dipindahkan kerena berjarak sekitar 5 meter dari pemukiman.
Hal itu dicurahkan Khairunnisa warga Kelurahan Aek Tampak kepada Anggota DPR Padangsidimpuan, Komisi III, Irpan Harahap dari Partai Demokrat saat berkunjung meninjau langsung lokasi pemakaman dimaksud bersama sejumlah wartawan, Rabu (26/5/2021).
Masih ungkapan Khairunnisa bersama tetangganya, sejak pemakaman jenazah terkofirmasi Covid 19 tersebut, Sabtu (22 Mei 2021), ia bersama keluarganya merasa takut dan tidak nyaman sehingga terpaksa pindah tinggal sembari menunggu solusi dari pihak satgas covid 19 Kota Padangsidimpuan.
"Kami tidak berani tinggal dirumah, bapak lihat sendiri jaraknya begitu dekat dengan rumah kami. Belum lagi untuk pemakaian air minum dan mandi," ujarnya kepada Irpan Harahap.
Senada di keluhkan Zakaria Harahap (58) tetangga khairunnisa juga akui berencana akan pindah karena ketakutan dengan keberadaan makam pasien positif Covid yang ada dibelakang rumahnya.
"Jika Satgas Covid Padangsidimpuan belum segera menyahuti permohonan kami setidaknya kami dibantu untuk difasilitasi tempat tinggal lain untuk sementara waktu menanti ada solusinya," ungkap Zakaria.
Anggota DPRD Padangsidimpuan Irpan Harahap yang mendengar curhatan warga merasa prihatin.
"Saya Irpan Harahap Anggota DPRD Padangsidimpuan dari Komisi III datang untuk melihat dan mendengar langsung kondisi warga yang merasa khawatir terkait pemakaman jenazah pasien positif Covid 19 yang berada tidak jauh dari rumah warga," kata Irpan mengenalkan diri sekaligus mengutarakan maksud kedatangannya.
Sambung Irpan, selaku tupoksinya selaku anggota DPRD dan Komisi III, dirinya akan meminta Pimpinan DPRD Padangsidimpuan untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Tim Satgas Covid 19 Padangsidimpuan dan Dokter Pakar serta Instansi yang terkait untuk membahas solusi secepatnya.
"Para warga yang berada di sekitar makam harusnya dilakukan pemeriksaan kesehatan dan swab antingen untuk mengurangi ke khawatiran warga. Jika ternyata tidak ada apa -apa kan Alhamdulillah, dan bila ada yang terpapar bisa secepatnya di antisipasi," terangnya.
Dan ia berjanji akan turun lagi untuk melihat kondisi warga.(Amils)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Selasa 11 Agustus 2026, 14:35 WIB
.
Senin 10 Agustus 2026, 22:47 WIB
.
Senin 10 Agustus 2026, 22:45 WIB
.
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |