Breaking News
Transparansi Anggaran Media Disorot, For-KI Riau Pertanyakan KI Award Pemkab Kampar | Kapolda Kepri Hadiri Konferensi Pers Pemusnahan Barang Bukti Ketamin 1,3 Ton | Gemilang di Panggung Nasional, Polres Kuansing Juara 1 Inovasi Ketahanan Pangan | ASN Kesehatan Simeulue Kini Bisa Penyesuaian Pangkat, Pemkab Gandeng STIKes Darussalam Lhokseumawe | Jokowi Hadir Rakorda DPD PSI Kabupaten Muara Enim Bawa Modal Konsolidasi Menuju 2029 | HJK ke-357, DPRD Kota Padang Dorong Semangat Sejarah dan Pembangunan Berkelanjutan |

Datok Azman Akan Surati DPR RI Komisi 4 Terkait Aktivitas Kapal Pasir Laut PT GRM
Jumat 18 Juni 2021, 16:17 WIB
Siagaonline.com, Karimun - Panglima Dewan Perwakilan Wilayah Laskar Melayu Bersatu Provinsi Kepri Datok Azman Zainal SH mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas Masalah diduga akibat aktivitas penambangan Kapal Isap Pasir Laut, PT Grace Rich Marine membuat Abrasi pantai dan ambruknya Batu penahan pantai sepanjang 500 meter di pulau Desa Tulang, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.  

Selain itu Datok Azman Zainal juga menyurati KSOP dan mempertanyakan pengawasan Kapal Patroli Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) terhadap olah gerak Kapal isap pasir PT Grace Rich Marine Kabupaten Karimun, Jum'at (18/6/2021).

"Menidaklanjuti surat kami terdahulu No. 075/DPW-LMB/V/2021 pada tanggal 14 Mei 2021 yang ditujukan ke PT Grace Rich Marine prihal agar diselesaikan warga pesisir Desa Tulang Kecamatan Karimun secara adil dan bijak yang tembusan suratnya juga dikirim ke KSOP dan juga ada upaya secara lisan kepada kami untuk memediasi kedua belah pihak antara PT Grace Marine dengan warga pesisir Desa Tulang," terang Azman.

Niat yang baik itu yang keluar dari hati nurani Bapak kehadapan kami selaku tokoh yang dituakan di negeri ini merasa terharu ada pejabat yang kebetulan baru menjabat di Kabupaten Karimun Bumi Berazam, harapan kami menjadi kenyataan. Namun sampai saat ini belum dilaksanakan, mungkin karena rutinitas Bapak yang padat sehari–hari. Lanjutnya.

"Melalui surat kedua ini kami mohon upaya dilakukan mengingat desakan warga pesisir Desa Tulang kepada kami selaku menjalankan amanah warga mohon sudi kiranya melakukan mediasi kembali," ucap Azman.

Disini perlu kami perjelaskan tentang olah gerak kapal dan pengawasan kapal–kapal, salah satu pengawasan terhadap kapal–kapal pengeruk pasir antara Pulau Meral dan Pulau Babi Kecamatan Meral Kabupaten Karimun yang menurut kami pihak KSOP tidak pernah melakukan pengawasan, sambungnya.

Apa gunanya beberapa kapal patroli yang bersandar di Pelabuhan Domestik milik KSOP dari dulu hanya menjadi pajangan ?, Apakah dalam laporan tidak mengeluarkan operasional seperti bahan bakar, dan lain–lain ?, Apakah pengawasan hanya monitor dari kantor atau laporan dari Internal dan Eksternal ?" ungkap Azman.

"Jika masalah ini tidak diperhatikan kami akan menyurati DPRI Komisi 4 untuk menuntaskan Masalah ini dan Kami meminta agar Aparat Hukum masuk dan mengusut tuntas Kasus ini," tegas Azman. (Taufik)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top