Breaking News
Transparansi Anggaran Media Disorot, For-KI Riau Pertanyakan KI Award Pemkab Kampar | Kapolda Kepri Hadiri Konferensi Pers Pemusnahan Barang Bukti Ketamin 1,3 Ton | Gemilang di Panggung Nasional, Polres Kuansing Juara 1 Inovasi Ketahanan Pangan | ASN Kesehatan Simeulue Kini Bisa Penyesuaian Pangkat, Pemkab Gandeng STIKes Darussalam Lhokseumawe | Jokowi Hadir Rakorda DPD PSI Kabupaten Muara Enim Bawa Modal Konsolidasi Menuju 2029 | HJK ke-357, DPRD Kota Padang Dorong Semangat Sejarah dan Pembangunan Berkelanjutan |

Pengunjung Food Court di Karimun Wajib Cek Suhu Badan
Sabtu 19 Juni 2021, 21:38 WIB
Siagaonline.com, Karimun - Ruslan (49) terapkan panduan standar minimum operasional dalam pencegahan Covid-19 pada masa kenormalan baru (new normal) untuk bisnis restoran di Batam Bakery Food Court, Nagoya Food Court dan Lucky Cake Food Court, miliknya. 

Dalam panduan tersebut, seluruh tamu yang datang ke restoran diwajibkan untuk dicek suhu badan, cuci tangan dan menjaga jarak serta selalu menggunakan masker. 

Dikatakan Ruslan, tamu atau pengunjung diharuskan mengukur suhu tubuh di depan alat pengukur suhu otomatis di area pintu masuk restoran. Bila suhu tubuh tamu berada di atas 37,3 derajat celcius, maka tidak diperkenankan memasuki area. 

"Masker dilepas hanya pada saat makan dan minum," kata Ruslan saat diwawancara Siagaonline.com di restoran Lucky Cake Food Cort di jalan A. Yani, Kelurahan Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Sabtu (19/6/2021).

Untuk Karyawan Restoran juga diberi Panduan, ia juga mengatur protokol kesehatan dan kebersihan untuk para karyawan restoran selama menjalankan operasional. 

"Semua karyawan wajib mencuci tangan dengan sabun secara berkala sebelum mulai bekerja dan selesai menangani bahan mentah dan kotor. Karyawan juga diwajibkan menggunakan masker, jika tidak dikenakan denda," terangnya.

Selain itu, karyawan yang suhu tubuhnya di atas 37,3 derajat celsius atau memiliki gejala flu harus dipulangkan atau dirujuk ke dokter, guna memutus rantai penyebaran virus, sambungnya.

Sedangkan Untuk sistem pembayaran, karyawan restoran di bagian kasir diberi juga diberi pembatas jarak untuk tamu yang hendak  melakukan pembayaran tunai. Tuturnya.

Ditempat yang sama, Tokoh Masyarakat Karimun, Datok Azman Zainal mengapresiasi apa yang dilakukan Ruslan, Tokoh Masyarakat ini juga meminta agar apa yang di lakukan Ruslan bisa ditiru oleh pengusaha lainnya dan juga pengelolah Hotel yang ada di Kabupaten Karimun.

"Sangat Apresiasi, Apa yang dilakukan Ruslan sebagai pemilik Restoran ini sangat baik, dan hendaknya bisa menjadi contoh bagi pengusaha Restoran dan pengelolah hotel yang ada di Karimun, untuk memutuskan mata rantai virus covid 19," ujar Azman.

Dikatakan Azman, bagi tamu atau pengunjung hendak mematuhi penerapan Prokes yang telah dibuat oleh pemilik atau pengeloh Restoran dan Hotel, jangan merasa sudah divaksin kebal akan terkena virus. "Vaksin bukan jaminan kita tidak terkena virus untuk itu Patuhi Prokes," tukasnya. (Taufik)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top