Breaking News
FBS UNP Gelar Workshop Percepatan Lulusan, Dorong Mahasiswa Angkatan 2022 Lulus Tepat Waktu | Mahasiswa Keperawatan UNP Meriahkan Piaman Berayo Lewat Edukasi Kesehatan dan Pentas Seni | Herman Deru Launching Logo, Maskot Si Bara, dan Theme Song FORPROV II KORMI Sumsel 2026, Targetkan Muara Enim Jadi Role Model Penyelenggaraan Terbaik | PT.Pacifik Indopalm Industries Salurkan Bansos Siswa Anak Yatim Piatu Sekitar Pabrik. | Herman Deru Buka Gubernur Cup Sambo 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi dan Berkarakter | Sky Game Batam Bersama Insan Pers Perkuat Kemitraan Silaturahmi Rutin Dan Ngopi Santai |

TBS PTPN V Kebun Sei Rokan Membusuk dan Berserakan Diduga Ada Kesengajaan
Kamis 01 Juli 2021, 20:44 WIB
Siagaonline.com, Rokan Hulu - Puluhan Tandan Buah Sawit (TBS) atau buah kelapa sawit di areal Avdeling III milik Perkebunan Nusantara (PTPN) V ditemukan berserak busuk menghitam tidak terangkut.

Asisten Umum (Asum) PTPN V Kebun Sei Rokan Samuel Siregar, mengakui kondisi angkutan mengalami banyak troubel, sehingga operasional tidak berjalan maksimal.

"Meski kondisi jalan mendukung, pada prinsipnya buah yang tertinggal tetap diangkut menuju PKS untuk diolah," sebut Samuel Siregar. 

Samuel Siregar juga mengatakan, Soal buruknya perawatan, mulai dari pemupukan, pencabutan tukulan, penyemprotan gulma! pihaknya dalam mengejar rencana kerja harian terpenuhi.

"Untuk areal semak kebun sudah menganggarkan biaya untuk pemeliharaannya. Cuma rotasi pemel keareal yang dinilai semak tersebut belum sampai ke sana, begitu dengan pemupukan. Persoalan brondolan, setiap hari diberlakukan sistem gotong royong untuk pengutipan dan pencabutan tukulan," terangnya. 

Dari pantauan di lapangan, pernyataan tersebut berbanding terbalik, sebab tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Yang di duga TBS sengaja dibiarkan, lantaran masih terjadi di lokasi yang sama. Begitu pun di avdeling 4, avdeling 5, dan IX dengan alasan yang sama, yakni faktor jalan. Hal ini dinilai bakal jadi masalah terhadap produksi sawit yang tidak maksimal di PTPN V Kebun Sei Rokan.

Seperti yang di telusuri di lapangan bahwa sejumlah avdeling di Kebun Sei Rokan milik Negara itu, puluhan TBS terlihat terbuang sia-sia. Bahkan, puluhan TBS berserakan di parit. Kalau faktor jalan penyebabnya, kemana anggaran pembuatan dan perawatan jalan perkebunan sehingga TBS tidak terangkut.

Dari kondisi transportasi jalan menuju angkutan yang kondisinya cukup mendukung untuk dilewati. Jawaban Asum Samuel tadi sangat bertentangan dengan kondisi lapangan dan terkesan dibiarkan begitu saja. Padahal kebun PTPN V Sei Rokan milik BUMN tersebut punya anggaran untuk pembuatan dan perawatan jalan perkebunan.

Hal itu dinilai tidak mendukung hasrat dan impian Direktur Utama (Dirut) PTPN V, Jatmiko Krisna Santosa untuk mengantar perusahaan plat merah itu menjadi perusahaan Initial Publik Offering (IPO).

Dimana bahwa Direktur Utama PTPN V itu, menginginkan pimpinan perusahaan pintar mengurusi, dan mengelola hingga menghasilkan produksi Tandan Buah Sawit (TBS) yang maksimal dan berkualitas.

Dari pantauan tersebut di lapangan, Perkebunan Nusantara (PTPN) V Kebun Sei Rokan di nilai lalai dan tidak komitmen menjaga hasil produktivitas Tandan Buah (TBS) sawit di Avdeling III dan sejumlah avdeling lainnya di Kebun Sei Rokan.(Re)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top