Breaking News
Lantik Pejabat Baru, Bupati Anton Dorong Birokrasi Rohul Lebih Proaktif dan Responsif | Bupati Anton Lantik Al Reza Ahyu sebagai Kadis Disdikpora Rohul | PS Busung Indah Raih Juara III Lauke Cup I, Hadiah Diserahkan Langsung Kapolres Simeulue | Mareza Putri Tasya KKN Angkatan IV Kelompok II Universitas Serasan Literasi Keuangan Bagi Siswa SDN 12 Lawang Kidul | Menabung Sejak Dini Membangun Kebiasaan Hemat Dan Mandiri Bagi Anak SD Negeri 12 Lawang Kidul | Budi Noperle Putra KKN Angkatan IV Kelompok II Mengenalkan Pentingnya Menabung Sejak Dini kepada Siswa SDN 12 Lawang Kidul |

Temuan Belatung Dalam Makanan Pasien
Bupati Inhil Perintahkan Tim Satgas Covid-19 Lakukan Inspeksi
Sabtu 09 Juli 2021, 22:09 WIB
Tembilahan - Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan memerintahkan tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 untuk melakukan inspeksi ke Islamic Center dan penyedia makanan bagi pasien Covid-19 setelah memperoleh informasi ditemukannya belatung di dalam makanan yang disajikan pada salah seorang pasien Covid-19.

Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil itu meminta pihak Islamic Center untuk memberikan pelayanan yang prima bagi para pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi di sana.

"Informasi ini saya harap dapat langsung ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Telusuri sumber permasalahannya. Maka itu, Saya memerintahkan besok tim Satgas melakukan inspeksi di Islamic Center," kata Bupati, Jumat (9/7/2021) malam melalui keterangan tertulis.

Bupati menuturkan, inspeksi merupakan langkah awal penelusuran sumber permasalahan dan bentuk respon atas keluhan pasien Covid-19 di Islamic Center yang menemukan belatung di dalam lauk berupa ikan saat santap siang.

"Tidak mustahil jika selama ini juga tanpa disadari belatung ada di dalam makanan pasien. Ini harus menjadi perhatian serius, khususnya instansi terkait yang mengelola Islamic Center," ujar Bupati.

Bupati menuturkan, akan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang bertanggungjawab atas kelalaian yang menimpa salah seorang pasien Covid-19 itu, yang mana mestinya seluruh akomodasi, termasuk makanan berada dalam kondisi steril dan dicek dengan seksama sebelum disajikan.

"Peristiwa seperti ini tentunya akan beresiko bagi pasien Covid-19 yang saat ini masih dalam masa penyembuhan. Jika memang kelalaian ini dilakukan oleh penyedia jasa katering, bukan tidak mungkin ada sanksi bagi mereka. Yang jelas diganti dengan jasa penyedia katering lain," kata Bupati.(Adv)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top