Breaking News
Merah Putih Harus Berkibar! Kolaborasi Polres, GEMPUR, GMNI dan GMKI Bagikan 3.000 Bendera di Telukdalam | Bupati dan Wakil Bupati Karimun Sambut Hangat Kedatangan Kajari Karimun Yang Baru di Pelabuhan Domestik | Kalapas Muara Enim Hadiri Kegiatan Mendengarkan Pidato Presiden RI dalam Sidang Tahunan MPR Tahun 2026 | Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Sumsel terhadap Program MBG | Gubernur Herman Deru Bersama DPRD Sumsel Sepakati KUA-PPAS APBD 2027 | Sulap Limbah Jadi Berkah, TP PKK Kota Pekalongan Dorong Kain Perca Bernilai Ekonomi |

Panglima TNI Pantau Pasien Isolasi Terpusat
Minggu 25 Juli 2021, 23:33 WIB
Siagaonline.com, Semarang – Dalam tindak lanjut perkembangan lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Jawa Tengah, Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. , didampingi oleh Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si. serta Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. melaksanakan pemantauan pasien isolasi terpusat yang berlokasi di Rumah Dinas Walikota Semarang, Jl. Abdul Rahman Saleh, Kalipancur Kec. Ngaliyan Semarang, Minggu (25/07/2021).

Terlihat Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, Wakil Gubernur Jateng H. Taj Yasin Maimoen, Dir Sabhara Polda Jateng Kombes Pol Djoko Susilo, S.I.K., S.H., Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Irwan Anwar, SIK, SH, M.Hum, Dandim 0733/Kota Semarang Kolonel Inf Yudhi Diliyanto, S.I.P, Walikota Semarang  Hendrar Pribadi, S.E, M.M, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang  Dr. Muhamad Hakam Sp.Pd turut mendampingi Panglima TNI beserta rombongan.

Dalam kunjungannya, Panglima TNI  yang menyempatkan diri untuk berdialog serta menyapa para pasien yang menjalani isolasi terpusat dengan menggunakan pengeras suara secara jarak jauh. Beberapa pertanyaan dilontarkan Panglima TNI kepada pasien guna mengetahui situasi maupun pelayanan yang diberikan. Mulai berapa lama menjalani isolasi terpusat, kemaksimalan dalam pemberian obat obatan, bagaimana pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan hingga bagaimana dukungan logistik maupun fasilitas yang disediakan.

“Enak isolasi mandiri atau isolasi terpusat ?”, tanya Panglima TNI.

Terdengar jawab riuh para pasien dengan mengatakan isolasi terpusat lebih nyaman dibandingkan isolasi mandiri.

“Kalau isolasi mandiri ketemu anak atau istri takut terpapar. Kita semua mendoakan Bapak/Ibu sekalian lekas sembuh dan bisa beraktivitas kembali dan harus tetap menggunakan masker sebab menggunakan masker 95% melindungi kita dari paparan Covid-19”, ujarnya.

Ditempat yang sama, didungkapkan oleh Panglima TNI kepada rekan rekan media bahwa pelaksanaan kunjungan tersebut merupakan agenda yang dilakukan oleh TNI-Polri maupun BNPB terkait dengan pelaksanaan isolasi terpusat.

Selain itu terkait dengan kasus postif Covid-19 di Indonesia yang masih tinggi, Panglima mengajak kepada seluruh masyarakat bahu-membahu untuk melawan virus tersebut. Dengan harapan setelah perayaan Hari Raya Idul Adha ini tidak terjadi lonjakan kasus seperti Idul Fitri kemarin.

TNI-Polri memiliki tugas melaksanakan Tracing kontak erat, vaksinasi dan pembagian obat serta menyiapkan tempat isolasi, baik mandiri yang pengawasannya dilakukan oleh Babinsa maupun Babinkamtibnas serta isolasi terpusat. TNI-Polri juga akan membantu pelaksanaan Tracing kontak erat yang dilaksanakan di desa desa dengan harapan setiap adanya konfirmasi kasus aktif dapat segera ditangani.
(Nur Kholis)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top