Breaking News
Merah Putih Harus Berkibar! Kolaborasi Polres, GEMPUR, GMNI dan GMKI Bagikan 3.000 Bendera di Telukdalam | Bupati dan Wakil Bupati Karimun Sambut Hangat Kedatangan Kajari Karimun Yang Baru di Pelabuhan Domestik | Kalapas Muara Enim Hadiri Kegiatan Mendengarkan Pidato Presiden RI dalam Sidang Tahunan MPR Tahun 2026 | Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Sumsel terhadap Program MBG | Gubernur Herman Deru Bersama DPRD Sumsel Sepakati KUA-PPAS APBD 2027 | Sulap Limbah Jadi Berkah, TP PKK Kota Pekalongan Dorong Kain Perca Bernilai Ekonomi |

Sebanyak 30 warga yang Terpapar Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah kembali dikirim ke tempat
Sabtu 07 Agustus 2021, 17:52 WIB
Kupasksus.com, Jawa Tengah - Kapolres Klaten AKBP, Eko Prasetyo, SH SIK mengatakan ada sekitar 14 laki-laki dan 16 perempuan yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Klaten, Sabtu (07/08/2021).

"Jumlah yang kita kirim hari ini ada 30 orang. Terdiri dari 14 laki-laki dan 16 perempuan." jelas Kapolres Klaten AKBP, Eko Prasetyo, SH SIK MH, melalui Kasi Humas Iptu Nahrowi, SH MM.

Proses pemindahan warga dari Klaten menuju Boyolali tersebut melibatkan aparat gabungan dari Polda Jateng, Kodam IV/Diponegoro, Polres dan Kodim Klaten serta Pemkab Klaten. Seperti pelaksanaan hari sebelumnya, warga yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Klaten itu dikumpulkan di GOR Gelarsena untuk dilakukan pengecekan kesehatan. Kemudian sekira pukul 14.00 WIB. Mereka diangkut menuju Asrama Haji Donohudan dengan menggunakan 3 Bus Brimob dan dikawal aparat TNI-Polri.

Menurut Iptu Nahrowi, SH MM, kegiatan evakuasi warga terkonfirmasi positif Covid-19 dari lokasi isolasi mandiri ke lokasi isolasi terpusat akan terus dilanjutkan. Hal tersebut dimaksudkan untuk untuk menekan angka penularan Covid-19 khususnya dari cluster keluarga. Pemisahan antara anggota keluarga yang positif Covid-19 dengan yang sehat menurutnya adalah langkah paling efektif yang bisa dilakukan saat ini.

"Sesuai perintah bapak Kapolda, kebijakan evakuasi warga ke fasilitas isolasi terpusat akan terus dilakukan. Bisa di Donohudan maupun di isolasi terpusat yang ada di Klaten. Baik itu di isolasi tingkat desa, kecamatan maupun tingkat kabupaten. Tergantung kapasitas ruangan yang tersedia."

Iptu Nahrowi, SH MM, kemudian berpesan kepada Masyarakat agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan 5M dan aturan dalam PPKM Level IV. Masyarakat diminta disiplin memakai masker serta tidak bepergian kecuali untuk kepentingan yang mendesak.

"Alhamdulillah saat ini angka konfirmasi positif di Kabupaten Klaten sudah turun. Meskipun demikian kami menghimbau agar Masyarakat tetap patuh, baik Protokol Kesehatan 5M maupun himbauan pemerintah lainnya terkait penanganan covid-19." tutupnya. (Nur Kholis)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top