Breaking News
Perkuat Sinergi di Bumi Berazam, Pemkab Karimun Lepas Dr. Denny Wicaksono dan Sambut Kajari Baru | Kukuhkan Paskibraka Sumsel, Herman Deru: Jadilah Role Model Pemuda | Gubernur Herman Deru Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 491 PNS, Tegaskan Take Home Pay Tak Akan Dikurangi | Gubernur Herman Deru Perkuat Sinergi dengan Kajati Sumsel Untuk Kemajuan Daerah | Hadiri Wisuda IAIN Datuk Laksamana, Hendra Dorong Lulusan Berkontribusi Untuk Daerah | Komisi III DPRD Bengkalis Upayakan Solusi Terkait Distribusi BBM Bersubsidi ke Dinas ESDM Riau |

Respon Cepat Satbinmas Polrestabes Semarang Datangi Sekolah Yang Siswanya Terlibat Tawuran Saat PTM
Sabtu 04 September 2021, 17:01 WIB
Siagaonline.com, Semarang - Tawuran yang dilakukan siswa SMKN 3 dengan siswa SMKN 4 di area Taman Indonesia Kaya, menjadi perhatian khusus bagi Polrestabes Semarang, Kamis (2/09/2021) sore.

Respon cepat Satbinmas Polrestabes Semarang yang dipimpim Kasat Binmas Polrestabes Semarang AKBP. Drs Muh Samdani, MH., bersama Polsek Semarang Selatan mendatangi SMKN 3 Semarang untuk melakukan penggeledahan tas dan HP milik siswa guna mencari informasi tentang ajakan provokasi aksi tawuran di media sosial Instagram, Jumat (3/9/2021) sore.

Kasat Binmas Polrestabes Semarang AKBP. Drs Muh Samdani, MH, mengimbau kepada guru untuk lebih ketat dalam mengawasi peserta didiknya agar tidak terlibat dalam tawuran dan aksi kejahatan lainnya, serta meminta kepada para siswa SMKN 3, agar tidak mudah terprovokasi dengan ajakan aksi tawuran yang ujungnya justru merugikan diri sendiri.

“Para wali murid, orang tua dan juga guru-guru sekolah supaya mohon betul-betul diawasi. Untuk yang di sekolah pasti bapak ibu guru, tapi kalau sudah di rumah orang tua harus betul-betul mengawasi,” kata Kasat Binmas Polrestabes Semarang AKBP. Drs Muh Samdani, MH.

Untuk mencegah terjadinya aksi tawuran lainnya, Kasat Binmas Polrestabes Semarang AKBP Drs. Muh Samdani, MH, akan melakukan penyuluhan dan pengawasan secara intensif terhadap sekolah yang melaksanakan PTM.

Wakil Kepala SMKN 3 Bidang Kesiswaan Sukijo menambahkan, pihak sekolah terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian yang menangani kasus tawuran anak didiknya termasuk koordinasi dengan dinas pendidikan mengenai sanksi yang harus diambil bagi siswa pelaku tawuran.

"Ketika kita berbicara tata tertib, maka apabila peserta didik yang sudah melanggar seperti ini. Ada kriminal dan membawa senjata tajam, dan apalagi ada korban dan lain sebagainya maka itu sudah poin terakhir untuk dikembalikan kepada orang tuanya,” ungkapnya. (Nur Kholis)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top