Perlu Perhatian Pemerintah Jembatan Gantung Desa Kepur
Senin 20 September 2021, 09:17 WIB
Siagaonline.com, Muara Enim - Jembatan Gantung yang terletak di Desa Kepur Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim Sumsel, kini keadaan nya sungguh sangat memprihatinkan.
Tinjauan awak media Detikbrita dilokasi pada Minggu (19/9/2021), bahwa Jembatan gantung Desa Kepur ini adalah akses satu-satunya petani ke perkebunan dan lahan persawahan yang melalui sungai Lematang kini keadaanya rusak parah.
Kondisi jembatan gantung saat ini sudah tidak bisa dilalui masyarakat namun karena ini adalah akses utama masyarakat mau tidak mau walau harus melewatinya dengan resiko yang cukup tinggi tetap saja para petani nekat untuk menyebrang.
Kepala Desa Kepur Hasmi Nurdin mengungkapkan, Jembatan gantung Desa Kepur ini sudah beberapa tahun terahir mengalami rusak berat, Jalan utama masyarakat ke perkebunan Baik itu ke persawahan, kebun karet, sawit, maupun akses masyarakat ke pemakaman Puyang temengung, ungkapnya.
"Ya untuk Kondisi Saat ini jembatan gantung sudah rusak parah, dan sampai saat ini belum ada tanggapan dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan tersebut.
Padahal sudah sering proposal disampaikan ke pemerintah kabupaten dalam hal ini dinas terkait yaitu PUPR Kabupaten Muara Enim keluhnya.
Lanjutnya,masyarakat Desa Kepur mayoritas petani untuk itu baik bupati maupun DPRD untuk dapat meninjau langsung keadaan jembatan gantung saat ini, dengan harapan untuk dapat segera memperbaiki jembatan gantung Desa Kepur ini.
"Saat ini kami selaku pemerintah desa sudah mau menganggarkan jembatan ini agar diperbaiki,namun karena kondisi wabah Covid-19 sekarang ini sehingga dana tidak tersisih lagi untuk memperbaiki jembatan ini,karena diperuntukan bagi masyarakat penerima manfaat dana desa seperti pembagian BLT dan lain-lain.
Oleh sebab itu kami sangat berharap kepada Pemkab Muara Enim dalam hal ini dinas terkait untuk segera memperbaiki jembatan ini,mengingat warga yang melewati jembatan ini harus berjuang dengan menghadapi resiko yang cukup tinggi agar bisa menyebrang melewati jembatan ini ucapnya Kades. (Weli).
Tinjauan awak media Detikbrita dilokasi pada Minggu (19/9/2021), bahwa Jembatan gantung Desa Kepur ini adalah akses satu-satunya petani ke perkebunan dan lahan persawahan yang melalui sungai Lematang kini keadaanya rusak parah.
Kondisi jembatan gantung saat ini sudah tidak bisa dilalui masyarakat namun karena ini adalah akses utama masyarakat mau tidak mau walau harus melewatinya dengan resiko yang cukup tinggi tetap saja para petani nekat untuk menyebrang.
Kepala Desa Kepur Hasmi Nurdin mengungkapkan, Jembatan gantung Desa Kepur ini sudah beberapa tahun terahir mengalami rusak berat, Jalan utama masyarakat ke perkebunan Baik itu ke persawahan, kebun karet, sawit, maupun akses masyarakat ke pemakaman Puyang temengung, ungkapnya.
"Ya untuk Kondisi Saat ini jembatan gantung sudah rusak parah, dan sampai saat ini belum ada tanggapan dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan tersebut.
Padahal sudah sering proposal disampaikan ke pemerintah kabupaten dalam hal ini dinas terkait yaitu PUPR Kabupaten Muara Enim keluhnya.
Lanjutnya,masyarakat Desa Kepur mayoritas petani untuk itu baik bupati maupun DPRD untuk dapat meninjau langsung keadaan jembatan gantung saat ini, dengan harapan untuk dapat segera memperbaiki jembatan gantung Desa Kepur ini.
"Saat ini kami selaku pemerintah desa sudah mau menganggarkan jembatan ini agar diperbaiki,namun karena kondisi wabah Covid-19 sekarang ini sehingga dana tidak tersisih lagi untuk memperbaiki jembatan ini,karena diperuntukan bagi masyarakat penerima manfaat dana desa seperti pembagian BLT dan lain-lain.
Oleh sebab itu kami sangat berharap kepada Pemkab Muara Enim dalam hal ini dinas terkait untuk segera memperbaiki jembatan ini,mengingat warga yang melewati jembatan ini harus berjuang dengan menghadapi resiko yang cukup tinggi agar bisa menyebrang melewati jembatan ini ucapnya Kades. (Weli).
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Sabtu 15 Agustus 2026, 19:26 WIB
.
Sabtu 15 Agustus 2026, 11:57 WIB
.
Sabtu 15 Agustus 2026, 11:56 WIB
.
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |