Breaking News
Pemdes Taman Sari Realisasikan Pembangunan Jalan Cor Beton Anggaran Dana Desa Tahap 2 Tahun 2026 | Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta | Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak | Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya |

Untuk Tahun 2022 Pemkab Siak Menganggarkan 6,4 Milyar Untuk mendukung penumbuhan usaha Mikro Baru
Rabu 22 September 2021, 16:36 WIB
Siagaonline.com, Siak - Pemerintah Kabupaten Siak Mengucapkan Terimakasih kepada Bank Indonesia Perwakilan Riau atas pengadaan acara Focus Group Discussing dalam rangka penelitian komoditas, produk, jenis, usaha (KPJU) unggulan UMKM Provinsi," kata Wabup Husni Merza pada pembukaan FGD di kantor Bapeda, Rabu (22/9/21).

Husni menyampaikan kegiatan ini sejalan dengan visi misi Kabupaten siak Tahun 2021-2026. "Terwujudnya Kabupaten Siak yang amanah, sejahtera, dan lestari dalam lingkungan masyarakat yang agamis dan budaya melayu,” ucap husni.

Pemerintah Kabupaten Siak dalam strategi pencapaian misi RPJMD Tahun 2021-2024 menargetkan pertumbuhan 1000 UMKM baru per tahun.

"dari data yang diambil di Kabupaten Siak UMKM yang ada sampai Desember 2020 usaha mikro sebanyak 15.771 usaha, usaha kecil 1.027,dan usaha menengah 13 usahal,” tambah husni.
 
Ditambahkannya lagi kabupaten siak untuk Tahun 2022 telah menganggarkan 6,4 milyar untuk mendukung penumbuhan usaha mikro baru dengan masing masing 2 kampung di 14 kecamatan nantinya akan tercipta one village one product dari masing masing kampung.

Kami berharap dengan adanya Focus Group Discussion dalam rangka penelitian komoditas, produk, jenis, usaha(KPJU) unggulan UMKM Provinsi Riau,nantinya menjadi pedoman Pemkab Siak mencapai target penumbuhan 1000 UMKM baru setiap tahun,” tutup wabup siak husni merza.

Sementara itu Ade ria Nirmala selaku ketua tim peneliti KPJu unggulan Provinsi Riau dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa bidang UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional sehingga pembinaan dan pengembangan UMKM menjadi kewajiban bersama.

"ragam dan rentang usaha UMKM sangat luas hampir semua sektor ekonomi untuk itu diperlukan penetapan atau identifikasi komoditi produk atau jenis usaha yang unggul,” kata ade ria

Ditambahkan ade ria penetapan KPJu dilakukan melalui beberapa metode  analisis berdasarkan data pendapat dilakukan berdasarkan proses seleksi/penjaringan yang bersifat bottom-up.
Akses Informasi lainnya. (r/sh.s)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top