Breaking News
PTBA Pertegas Komitmen Kelestarian Sungai Dalam Konferensi Sungai Indonesia 2026 | Turun Langsung ke Wilayah 3T, Wabup Karimun Bawa Solusi Nyata Untuk Pendidikan dan Konektivitas Warga | Minta Bantuan Lewat 110, Perempuan Ini Diantar Polisi Hingga Rumah Kontrakan | Pemdes Taman Sari Realisasikan Pembangunan Jalan Cor Beton Anggaran Dana Desa Tahap 2 Tahun 2026 | Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta | Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak |

Petani Sumber Datar Produksi 2 Ton Pepaya Per Pekan ditengah pandemi
Rabu 29 September 2021, 20:33 WIB
Siagaonline.com, Taluk Kuantan - Meski di tengah hantaman pandemi Covid-19, namun tidak menyurutkan upaya Camat Singingi dan Jajaran untuk terus menggali potensi di tiap desa yang ada.

Buktinya, dari kunjungan kerja yang dilakukan Rabu, (29/9/21), kemarin ke desa Sumber Datar, petani yang dibinanya mampu menghasilkan 2 ton buah pepaya madu California dalam sepekannya.

Camat Singingi, Deflides  Gusni kepada awak media Rabu siang menjelaskan, petani bernama Yongki dan Toyib itu mampu memproduksi pepaya California rata rata 2 Ton per pekan, dengan kisaran harga Rp. 3000/kg , jelas Deflides yang juga ahli pertanian itu.

Kami bersama Upika kecamatan Singingi, selalu bersinergi untuk menggali potensi yang ada di pedesaan. Apalagi di tengh Pandemi Covid 19 saat ini, dimana dibutuhkan inovasi baru untuk menghasilkan potensi ekonomi lainnya, jelas Deflides.

Alhamdulillah, kedua petani kita di desa Sumber Datar ini, mampu memanfaatkan lebih kurang 2 hektar lahan tidur di desa nya untuk bercocok tanam buah pepaya. Hasilnya, dengan kisaran harga Rp.3000/kg, petani kita mampu meraup keuntungan sekitar Rp 6 juta per pekan, jelas Deflides.

Untuk pemasaran, produksi Pak Yongki dan Pak Toyib ini di ekpor ke Jakarta dan Medan. Meski demikian, kedua petani tersebut cukup menunggu di lahan pertanian nya saja, sedangkan pembeli langsung datang ke lokasi untuk menjemput dan mengemas, hasil produksinya, ungkap Deflides . Sedangkan untuk pemupukan, kedua petani juga memanfaatkan kotoran sapi dari peternak yang ada di desa tersebut, imbuhnya.

Jadi semua potensi yang ada, kita optimalkan untuk kemajuan masyarakat dan desa, sesuai arahan Bupati, Andi Putra SH MH saat melakukan panen buah melon beberapa waktu lalu, di Teluk Kuantan, tutup Deflides.

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top