Breaking News
Ekspedisi Merah Putih Presisi di Pambang Pesisir, Polres Bengkalis Salurkan Bansos dan Tanam 600 Mangrove | Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Kembali Menjangkau Wilayah Pesisir. Kali ini, Ekspedisi Menyambangi Desa Kuala Selat Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir,  | Perkuat Sinergi di Bumi Berazam, Pemkab Karimun Lepas Dr. Denny Wicaksono dan Sambut Kajari Baru | Kukuhkan Paskibraka Sumsel, Herman Deru: Jadilah Role Model Pemuda | Gubernur Herman Deru Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 491 PNS, Tegaskan Take Home Pay Tak Akan Dikurangi | Gubernur Herman Deru Perkuat Sinergi dengan Kajati Sumsel Untuk Kemajuan Daerah |

Associates Law Office Linda Theresia Kirim Surat Terbuka kepada Presiden dan Kapolri
Sabtu 09 Oktober 2021, 15:37 WIB
Siagaonline.com, Karimun - Hari ini, LT dan Associates Law Office Linda Theresia, S.H CLA CTA resmi kirim surat terbuka kepada Presiden dan Kapolri tentang perkara perampasan hak tanah Milik Kleinnya Oknum tak bertanggung jawab dengan memasang sejumlah plang berwarna kuning yang bertuliskan Jokowi Centre berdiri tegak di Kampung Tengah Pangke Barat II RT 002 dan RT 003 RW 001 Desa Pangke Barat, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.

"Tujuan surat dikirimkan untuk memohon kepada Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Kapolri serta Bapak Kapolda Kepri agar dapat memberikan Perlindungan Hukum dan Keadilan Bagi Para Klien kami yaitu Bapak Selamat dan Keluarganya dalam memperjuangkan Hak-hak mereka atas tanah yang dimiliki mereka dengan Alas Hak tahun 1996,” ungkap Linda Theresia, Sabtu (9/10/2021) siang.

Apalagi saat ini berdiri Plang-plang Relawan Jokowi Center yang seakan menakut-nakuti pemilik tanah yang sah atas tanahnya. Apakah bisa nama Bapak Presiden Republik Indonesia yaitu Bapak Jokowi dipakai untuk menakut-nakuti pemilik tanah?.

Kami melayangkan surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Bapak Kapolda Kepri agar cepat bertindak dan menangkap pelaku dan dalangnya. Jangan biarkan mafia tanah merajajela di negara kita tercinta ini. Kata Linda Theresia.

Perlu diketahui bahwa diatas tanah Para Klien di wilayah Kampung Tengah Barat Desa Pangke Barat dan Sukamulya Desa Pangke berdiri rumah-rumah para Penyerobot Tanah yang membuat surat pernyataan Menggarap tanah dari dirinya sendiri sejak tahun 1997 dan Tahun 1999. Sambungnya.

"Surat-surat tersebut sangat aneh karena disebutkan menggarap sejak tahun 1997 dan tahun 1999 namun tanggal dan tahun surat berbeda dengan Tahun 1997 dan 1999, demikian jg dengan materai yang digunakan berbeda dengan Tahun 1997 dan 1999," paparnya. ( Iis Safitri )

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top