Breaking News
Minta Bantuan Lewat 110, Perempuan Ini Diantar Polisi Hingga Rumah Kontrakan | Pemdes Taman Sari Realisasikan Pembangunan Jalan Cor Beton Anggaran Dana Desa Tahap 2 Tahun 2026 | Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta | Peringati HAN ke-42, Pj. Sekda Karimun Gaungkan Kampanye BERLIAN Dan Tegaskan Komitmen Kabupaten Layak Anak | Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" |

Pantai Beting dan Hutan Mangrov Tanjung Layang Potensi Wisata Bahari Yang Tersembunyi
Sabtu 23 Oktober 2021, 00:18 WIB
Siagaonline.com, Siak - Wakil Bupati Siak Husni Merza menyampaikan Pantai Beting dan hutan Mangrov yang terletak di Tanjung Layang, Kampung Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, memiliki potensi dijadikan wisata bahari di masa mendatang.

"Hari ini kita bersama-sama mendengarkan pemaparan dari konsultan terhadap potensi wisata hutan Mangrov dan Pantai Beting yang ada di Tanjung Layang. Nanti silahkan di tanggapi,"kata dia, saat mendengar Ekspose Potensi Kampung Tanjung Kuras Kecamatan, Sungai Apit, di ruang, Pucuk Rebung, Kantor Bupati Siak, Jum'at (22/10/2021).

Hutan Mangrov memiliki luas 25 hektar sementara luaran pantai pasir Beting 7 hektar. Dua potensi utama ini perlu adanya campur tangan pemerintah daerah dan pihak swasta untuk di kembangkan.

Pada kesempatan itu, pemerintah kampung Tanjung Kuras, kecamatan Sungai Apit memiliki harapan yang besar, wisata pesisir di kabupaten Siak ini dapat di buka, dengan di bukanya lokasi wisata ini, akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat tempatan.

"Kami sangat mendukung wisata ini di bukan bagi para pengunjung baik lokal mapun luar bisa berkunjung ke Beting. Tinggal lagi bagaimana kita mengemas paket wisata yang di tawarkan dan mempromosikan," kata dia.

Ia juga minta sebelum lokasi wisata ini di lounching, dalam waktu dekat ia ingin melihat dan mengunjungi lokasi wisata Ini.

"Untuk meluncurkan wisata ini, kami tinggal menunggu penetapan tanggal dan kesiapan pemerintah Kampung saja, Sebelum itu, nanti saya berencana akan turun meninjau lokasi, saya akan bawa beberapa kepala dinas," kata dia.

Camat Sungai Apit Wahyudi mengatakan potensi wisata ini sudah lama di temukan, namun berum tereksplor dengan baik. Perlu dukungan Inprastruktur seperti akses jalan menuju lokasi wisata.

"Ada sekitar 3 kilometer lagi akses jalan yang perlu mendapat perhatian. Selain itu penunjang dari obyek wisata ini layak di buka, tanjung kuras terkenal dengan nenas,kami minta dinas Koperasi dan UMKM memberikan pelatihan kepada warga, bagaimana nenas ini bisa di buat bermacam aneka produk," pintanya.

Selain keindahan alam pesisir, kampung tanjung kuras juga menawarkan produk lokal, seperti makanan khas melayu, kerajinan ayaman tikar pandan, produk makanan berbahan nenas dan madu kelulut.(r/sh.s)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top