Plt Bupati Kuansing Tinjau Lokasi Pembangunan Gedung Dakwah dan Perayaan Milad ke-109 Muhammadiyah
Minggu 21 November 2021, 01:46 WIB
Siagaonline.com - Bersempena dengan Milad Muhamadiyah yang ke 109 yang jatuh pada tanggal 18 November yang beberapa hari yang lalu, hari ini Pimpinan Daerah kabupaten Kuantan Singingi juga melaksanakan hal yang sama memperingati milad Muhamadiyah yang tepatnya ke 109 dipendopo Rumah Dinas Bupati kabupaten Kuantan Singingi hari,Sabtu (20/11 2021).
Ketua PD Muhamadiyah kabupaten Kuantan Singingi Dr Agus mandar juga PLT Sekretaris Daerah kabupaten Kuantan Singingi dalam pidato resminya mengatakan pada kesempatan ini kami atas nama pemerintah daerah kabupaten kuantan singingi mengucapkan selamat atas milad ke 109 muhammadiyah, terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga persyerikatan muhammadiyah kuantan singingi atas kontribusi dan konsistensinya untuk terus menjadi corong terdepan dalam mewujudkan harmonisasi kehidupan sosial kemasyarakatan di kabupaten kuantan singingi kita semua selalu bangga dengan muhammadiyah, organisasi yang selalu solid dan eksis dalam kondisi apapun, oleh karena itu dengan milad ke 109 ini, semoga muhammadiyah semakin memberikan peran yang luar biasa kepada masyarakat, daerah bangsa yang kita cintai ini.
kami menyambut baik terlaksananya perayaan milad ke 109 muhammadiyah hari ini yang disertai dengan kegiatan pawai ta'ruf dan tabligh akbar, mudah-mudahan melalui acara ini akan dapat Meningkatkan Jalinan Silatuhrahmi Dan Kerjasama Serta Rasa Persatuan Antar Sesama Warga Muhammadiyah Masyarakat dan maupun bersama komunitas lainnya.
Kami Dari Pemerintah Daerah Tentu Berharap Pula, Melalui Forum Yang Mulia Ini, Dihadapan Keluarga Besar Muhammadiyah Kuantan Singingi, Muhammadiyah tetap Istiqomah Khittahnya untuk di atas kepribadian senantiasa dan bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam misi dakwah Amar Ma'ruf Terwujudnya Bermarwah. Nahi Mungkar Dan Tajdid Demi Kuantan Singingi Negeri usia 109 tahun bagi muhammadiyah adalah usia yang luar biasa, usia yang menandakan kematangan dan kesolidan sebuah organisasi, dan ini organisasi ikhlas hanya yang untuk dapat warga sama dicapai ataupun sama terus oleh sebuah anggotanya berjuang, senantiasa merasa dalam satu kesatuan, satu tujuan untuk terus menumbuhkan semangat membangun kehidupan sosial kemasyarakatan, kehidupan beragama yang berkemajuan. dan kita semua menjadi saksi, bahwa muhammadiyah adalah organisasi yang memberikan pencerahan dan teladan akan hal ini.
melalui muhammadiyah, pemerintah kabupaten kuantan singingi sangat berharap, muhammadiyah semakin berperan dan terus berkontribusi untuk terus menciptakan kabupaten kuantan kemaslahatan singingi. kami umat di mengajak seluruh keluarga besar muhammadiyah kuantan singingi untuk senantiasa seiring dan seirama dalam memajukan pembangunan di daerah kita, bersama-sama kita bersinergi melaksanakan pembangunan, memberdayakan masyarakat dan menciptakan kehidupan masyarakat yang berbudaya, maju, religius, berwawasan sejahtera dan hormanis (kuansing bermarwah).
sekali lagi selamat atas milad muhammadiyah ke 109, semoga muhammadiyah terus tumbuh, berkembang dan senantiasa menularkan kebaikan dan kemajuan bagi masyarakat, daerah, dan bangsa yang kita cintai ini.
"Terima kasih kepada seluruh panitia atas terselenggaranya acara ini, dan terima kasih untuk kita semua yang berhadir di tempat ini, semoga niat baik dan ikhlas kita untuk terus berjuang mewujudkan kehidupan kemasyarakatan yang lebih baik mendapat ridho allah swt, serta menjadi nilai ibadah bagi kita semua," paparnya.
Di kesempatan yang sama juga waktu yang berbeda PLT Bupati Kuansing Suhardiman Amby mengucapkan Milad ke-109 Muhammadiyah tahun ini masih berada dalam kondisi pandemi Covid-19. Dunia tidak menyangka akan adanya virus yang mematikan, yang sampai tanggal 18 November 2021 ini telah memapar lebih 254 juta orang dan meninggal 5,125,266 orang di dunia, di Indonesia terdapat 4,251,423 terpapar positif dan meninggal 143,683 jiwa, yang membawa dampak buruk di bidang kesehatan, sosial, ekonomi, dan kejiwaan yang luar biasa berat, Sebutnya .
"Kehidupan selama dua tahun berjalan tidak normal dengan usaha penanggulangan yang tidak mudah,Alhamdulillah kondisi Covid-19 di negeri ini mulai melandai di banding negara-negara lain. Indonesia termasuk negara yang berhasil menekan kasus Covid hingga 7% di bawah rata-rata dunia yang masih sebesar 23,84%. Keberhasilan tersebut buah dari kesungguhan pemerintah dan peran kekuatan-kekuatan masyarakat antara lain Muhammadiyah yang sejak awal konsisten bergerak gigih menangani pandemi.Sikap Optimistik
Bangsa Indonesia harus bangkit dari pandemi dan sigap menyelesaikan masalah-masalah negeri," terangnya.
Indonesia memiliki potensi dan peluang yang positif untuk bangkit dari pandemi dan menyelesaikan persoalan negeri. Kecintaan, kebersamaan, dan pengkhidmatan berbagai komponen bangsa masih bertumbuh dengan baik, sebagaimana ditunjukkan Muhammadiyah dan umat Islam maupun golongan keagamaan dan kebangsaan yang lain. Banyak potensi anak negeri yang hebat dan berprestasi di dalam negeri maupun mancanegara. Kekayaan alam dan budaya Indonesia sangatlah kaya sebagai anugerah Tuhan.
Nilai utama pandemi Covid-19 memberi pelajaran berharga (‘ibrah, i‘tibÄr) tentang pentingnya manusia menjaga atau memelihara kehidupan. Kehidupan yang menyangkut jiwa-raga (hifẓ al-nafs), akal (hifẓ al-‘aql), harta (hifẓ al-mÄl), dan keturunan (hifẓ al-nasl) dengan segala relasinya harus dijaga penuh tambah Suhardiman Amby.
pertanggungjawaban dalam satu kesatuan di bawah pondasi hidup beragama (hifẓ al-dÄ«n) sebagaimana menjadi tujuan syariat Islam (maqÄá¹£idu al-syarī‘ah
Pertama, nilai ketauhidan untuk kemanusiaan. Tauhid merupakan asas paling mendasar dalam Islam. Tauhid dalam Islam tidak terbatas menyangkut aspek iman untuk mengesakan Tuhan semata, bersamaan dengan itu tauhid maupun iman dan takwa terkait dengan urusan kemanusiaan dan kehidupan. Ajaran tentang iman dan takwa dalam AlQuran banyak disandingkan dengan perintah amal saleh dan kebaikan.
Kedua, nilai pemuliaan manusia. Pandemi covid memberikan pembelajaran pentingnya untuk memuliakan manusia atau jiwa dan fisik manusia agar dihargai dan diselamatkan, sebaliknya jangan sampai diabaikan, disia-siakan, dan direndahkan. Berusaha maksimal mengatasi virus corona dan melakukan vaksinasi sama dengan ikhtiar memelihara dan memuliakan manusia sebagai makhluk Allah yang terbaik (fī aḥsan altaqwīm) dan harus dihargai dan dijunjungtinggi eksistensinya.
Ketiga, nilai persaudaraan dan kebersamaan. Pandemi ini masalah bersama. Tindakan satu orang berpengaruh terhadap pihak lain dan lingkungan sekitar. Manusia tidak bisa egois dan merasa bebas dari wabah ini. Pandemi ini merupakan penderitaan semua umat manusia.
Keempat, nilai kasih sayang. Ajaran kasih sayang dalam Islam sangat penting dan luas yang lahir dari nilai ihsan, ukhuwah, silaturahmi, dan ta‘Äwun dalam wujud kepeduliaan, empati, simpati, kerjasama, dan kebersamaan atas nasib sesama. Jika tidak mau membantu sesama jangan bertindak semaunya.
Kelima, nilai tengahan atau moderat. Moderat merupakan sinonim bahasa Arab dari tawÄsuá¹, iÊ¿tidÄl, tawÄzun, dan iqtiá¹£Äd yang sangat selaras dengan konsep keadilan, yang mengandung arti memilih posisi di tengah dan di antara titik-titik ekstrem.
Keenam, nilai kesungguhan berusaha. Usaha mengatasi pandemi merupakan komitmen dan tanggungjawab bersama. Konsistensi melaksanakan kebijakan oleh pemerintah, disiplin menjalankan protokol kesehatan, melakukan vaksinasi, dan berbagai langkah lainnya merupakan keniscayaan dalam mengatasi pandemi ini.
Ketujuh, nilai keilmuan atau ilmiah. Pandemi ini meniscayakan pentingnya manusia bersandar pada ilmu. Ilmu yang mencerdaskan dan mencerahkan tutupnya.
Terakhir Febri Muhmud Ketua pimpinan pemuda Muhamadiyah kabupaten Kuansing yang didampingi oleh Rio ananda Putra Sekaligus Ketua MKA Lam Riau Kuansing mengucapkan Bersempena dengan milad muhammadiyah ke 109 yang jatuh pada tanggal 18 nov 21 beberapa hari yang lalu Maka pada hari ini pimpinan daerah muhammadiyah kuansing melaksanakan puncak milad muhammadiyah di kabupaten Kuantan Singingi, ini sekaligus pemasangan Bouplank sebagai pertanda dimulainya pembangunan muhammadiyah terus tumbuh, berkembang dan senantiasa menularkan kebaikan dan kemajuan bagi masyarakat, daerah, dan bangsa yang kita jalan Proklamasi Sungai jering ini diatas tanah yang merupakan Aset Muhamadiyah yang dulunya ukurannya tercatat 180M X 75 M, tetapi ketika ada perencanaan untuk Pembangunan Gedung Dakwah dan pusat Bisnis Muhammadiyah tersebut di jumpai dengan ukuran yang jauh berbeda hanya di jumpai 80 X 74 M. Entah kemana selisih ukuran tanah itu kamipun tidak juga tidak mengetahui Ujar Febri Mahmud.
"Saya Febri Mahmud pimpinan Pemuda Muhamadiyah mengucapkan Selamat Milad muhammadiyah ke 109 Semoga muhammadiyah terus tumbuh, berkembang dan senantiasa menularkan kebaikan dan kemajuan bagi masyarakat, daerah dan bangsa," tutup Febri Mahmud. (Neneng)
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...
| Berita Terkini | Indeks |