Breaking News
Tiga Tiket Terakhir Diperebutkan, Pekan Terakhir Babak Zona DCL 2026 Dimulai | UPT SDN 08 Pulau Punjung Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Inovasi "Sabtu Ceria" | Pulau Punjung Dominasi Jambore PKK, Sabet Gelar Juara Umum Tingkat Dharmasraya | KKS Singkirkan Bonjol, Daftar 16 Besar DCL 2026 Akhirnya Lengkap | Kapolres Muara Enim Berikan Penghargaan Dua Personel Peraih Medali Emas dan Dua Medali Perak Karate Kapolda Cup Sumsel 2026 | Terima Audiensi Aliansi Nelayan, Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah Siap Teruskan Aspirasi Terkait Sedimentasi Pasir Laut |

Bupati Rohul Beri Ucapan Selamat Penobatan Gelar Adat Kapolda Riau
Senin 22 November 2021, 07:25 WIB
Siagaonline.com, Rokan Hulu - Bupati Rokan Hulu (Rohul)  H. Sukiman  mengucapkan selamat atas penganugerahan gelar adat kehormatan  kepada Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi SH SIK MSi dari Datuk  Bandaro Alam  Limbago Adat Nagori (LAN)  Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing)

Bupati H Sukiman mengatakan, penghormatan gelar adat ini atas keberhasilan dan dedikasi Kapolda dalam menjaga kelestarian alam, menanggulangi Karhutla dan pemberantasan ilegal loging.

“Upaya kemanusian dalam penanganan Covid19 dan terjaganya stabilitas keamanan dan ketertiban di Provinsi Riau,” terang Bupati H Sukiman yang disampaikan lewat video pendek Diskominfo Rohul, Minggu (21/1102021).

Penobatan gelar adat kehormatan  kepada Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi dari LAN gelar Datuk Bandaro Hitam yang berarti pembesar, memiliki kekuatan untuk menjaga alam disematkan LAN Kuansing, Kamis (18/11/2021), di Taluk Kuantan.

Sementara itu, sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi pemberian gelar adat menuturkan  gelar datuk baginya tidak hanya sekadar gagah-gahan, punya bargaining dan seolah-olah punya kedudukan tinggi.

Ditegaskan dia, pemberian gelar Datuk Bandaro Alam memiliki kekuatan untuk melindungi alam di Bumi Lancang Kuning.

Menurut Agung, para datuk dari LAN Kuansing memberikan penilaian secara objektif dari perspektif alur adat para datuk pucuk adat yang ada di Negeri Tali Tigo Sapilin.

Bahkan menurut Kapolda, dalam hal ini terdapat nilai kemurnian adat yang tidak sedang dimanipulasi.

“Sehingga ada konsekuensi untuk menjadi warga budaya adat Kuantan Singingi,” pungkas Kapolda.(Re)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top