Breaking News
Paguyuban MBG Riau Dukung Kepemimpinan Sudaryono di BGN, Optimistis Program MBG Wujudkan Indonesia Bebas Stunting | PTBA Pertegas Komitmen Kelestarian Sungai Dalam Konferensi Sungai Indonesia 2026 | Turun Langsung ke Wilayah 3T, Wabup Karimun Bawa Solusi Nyata Untuk Pendidikan dan Konektivitas Warga | Minta Bantuan Lewat 110, Perempuan Ini Diantar Polisi Hingga Rumah Kontrakan | Pemdes Taman Sari Realisasikan Pembangunan Jalan Cor Beton Anggaran Dana Desa Tahap 2 Tahun 2026 | Pekanbaru Jadi Rujukan Pemeritah Kota Solok Terapkan Manajemen Talenta |

Antrian Panjang di SPBU Sungai Jering Kuansing Karyawan SPBU Beberkan Penyebabnya
Selasa 23 November 2021, 12:13 WIB
Siagaonline com, Kuansing - Beberapa Minggu belakangan ini masyarakat Kabupaten Kuansing  yang pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya jenis solar banyak yang mengeluhkan Sulit untuk mendapatkan bahan bakar solar yang  mngakibat terjadi antrian panjang dan makan waktu lama, Selasa (23/11/2021).

Dari pantauan Siagaonline.com, Senin (22/11/2021) dari 4 SPBU yang terdapat di Kuansing   juga mengalami antrian yang panjang dari pagi hingga  malam, akibat dari hal itu terjadinya pembatasan untuk pengisian kendaraan yang bahan bakarnya Solar.  Apakah hal ini terjadi  karena Stok bahan bakar bersubsidi Solar ini mengalami Pengurangan Kuota mari kita simak penuturan dari salah seorang manager SPBU Sungai Taluk Kuantan.

Salah satu Pegawai SPBU mengatakan salah satu alasan terjadinya antrian yang panjang di SPBU Sungai Jering ini bukan karena Kuota yang di kurangi melainkan Keterlambatan Armada dari Pertamina sendiri sehingga stock yang kami miliki sering terjadi kekosongan sementara DO dari kami setiap hari kami kirimkan, katanya.

"Untuk keterlambatan ini kita perkirakan sampai akhir tahun, karena pengalaman pada tahun yang lalu juga begitu, dan ditambah lagi pada kejadian kemarin ketika memasuki hari raya idul Fitri dan idul Adha yang mana armada dari Pertamina untuk pengiriman bahan bakar minyak banyak mengalami kecelakaan karena  kurangnya istirahat, hal ini tentunya menjadi pengaruh pada pengiriman," ujarnya.

Saat ini Permintaan kita 24 KL dan yang di kirim hanya 16 kl malah kadang pihak Pertamina kirimkan sampai 32 KL itupun bertahap, ditambah lagi saat ini pada SPBU kita juga menggunakan aplikasi yang bernama Sell Servis, artinya pada  Pembagian solar untuk  roda 4 kita hanya dapat mengisi  20 liter, Roda 6 40 liter, roda 8 : 60 liter.
Dan  guna pemerataan  dalam program tersebut sudah tersedia dan terkunci pada pompa  pengisian ,Jadi tidak bisa kita ubah karena aplikasi akan error bila tidak sesuai, dan alat tersebut  sudah mengunakan  Aplikasi  jaringan tidak seperti manual, papar paparnya .

"Untuk badan usaha yang menggunakan solar harus menggunakan surat rekomendasi sesuai MOU  dengan Pihak SPBU, Sedangkan  badan usaha di desa harus menggunakan surat rekomendasi dari kantor desa," tutup Pegawai SPBU yang tak ingin ditulis namanya. ( Neneng)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top