Breaking News
Sky Game Batam Bersama Insan Pers Perkuat Kemitraan Silaturahmi Rutin Dan Ngopi Santai | Polres Pekalongan Kota Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Street Crime Dan Balap Liar Saat Akhir Pekan | Polsek Mandau Gagalkan Peredaran Sabu di Bathin Solapan, Dua Pelaku Diamankan | Heri Amalindo dan Sekda Muara Enim Pimpin Upacara Pemakaman Nang Ali Solihin | H. Cik Ujang Tinjau Jalan Longsor di Pemulutan Barat, Minta Perbaikan Segera Diusulkan | H Cik Ujang Dorong Potensi Persawahan di Desa Kamal Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat |

Acing Pemilik Kapal yang Menewaskan Puluhan PMI Ilegal di Malaysia Ditangkap
Minggu 02 Januari 2022, 21:58 WIB
SiagaOnline.com, Batam - Pelarian Susanto alias Acing, pemilik kapal yang ditumpangi puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) illegal dan tenggelam di perairan Teluk Balau, Kota Tinggi, Johor Bahru, Malaysia akhirnya berakhir.

Acing dibekuk jajaran Dirreskrimum Polda Kepri, Minggu (2/1/2022) di Bintan. "Benar, kita sudah mengamankan Acing alias Susanto di tempat persembunyiannya di kawasan Bintan," ujar Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhard

Menurut Harry, Acing yang selama ini berusaha kabur dari kejaran polisi merupakan penyedia transportasi dan pengendali pengiriman PMI ilegal dari wilayah Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepri.

Acing memiliki pelabuhan rakyat sendiri di Tanjung Uban, dan para PMI itu dikirim secara ilegal melalui pelabuhan miliknya itu.

Harry menyebutkan, saat ini Acing masih dalam pemeriksaan di Subdirektorat PPA Dirreskrimum Polda Kepri. "Saat ini, pelaku Acing masih dalam pemeriksaan intensif penyidik PPA Ditkrimum Polda Kepri," ujar Harry.

Ditangkapnya Acing diharapkan akan bisa menguak pelaku lainnya yang terlibat dalam jaringan mafia perdagangan manusia.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah kapal speedboat ditemukan terbalik dan tenggelam di perairan Tanjung Balau, Johor Bahru, Malaysia oleh warga setempat pada (15/12/2021) lalu.

Dalam peristiwa itu, 13 orang PMI dari berbagai daerah di Indonesia ditemukan dalam kondisi selamat dan 21 lainnya ditemukan tak bernyawa.

Dari informasi korban selamat, diketahui kapal speed yang berangkat dari Tanjung Uban, Bintan itu menyangkut 64 orang. Hingga saat ini, belum diketahui nasib 30 lain PMI lainnya. (Gusti Yennosa)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa korupsi dan lain-lainnya/rilis atau ingin pasang Iklan dan berbagi foto? Silakan SMS/WatsApp ke: 0852-6599-9456 Via E-mail: [email protected] / [email protected]
(Mohon Dilampirkan Data Diri Anda)
Komentar Anda
Loading...

Copyright © 2023 Siagaonline.com - All Rights Reserved
Scroll to top